Pro-kontra

Setujukah Anda Kematian ODP-PDP Corona Diumumkan Rutin ke Publik?

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 14:43 WIB
Sejumlah petugas medis mengangkat peti jenazah pasien positif COVID-19 saat simulasi pemakaman di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (17/4/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan melatih kesiapan sarana dan tenaga medis yang sewaktu waktu dibutuhkan dalam membantu menangani pemakaman jenazah pasien positif COVID-19. ANTARA FOTO/Rahmad/pras.
Ilustrasi: Simulasi pemakaman dengan protokol COVID-19. (ANTARA FOTO/RAHMAD)

Definisi kasus COVID-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) punya tahap definisi kasus COVID-19, yakni: suspected case->probable case->confirmed case.

Suspected case (kasus terduga) meliputi kasus dengan gejala-gejala klinis COVID-19 dan pernah bepergian ke daerah wabah atau berkontak dengan orang positif COVID-19, namun belum ada tes yang dijalani orang dari golongan suspected case ini.

Probable case (kasus yang mungkin) meliputi suspected case yang sudah melakukan tes Corona, namun hasilnya inkonklusif atau belum dapat disimpulkan, atau suspected case yang belum menjalani tes karena alasan apapun.

Confirmed case (kasus terkonfirmasi) adalah kasus yang sudah terbukti positif lewat tes yang meyakinkan.

Namun Indonesia tidak menggunakan istilah suspected, probable, atau confirmed case. Indonesia menggunakan istilah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP), dan kasus positif COVID-19 terkonfirmasi.

Relawan saat memakamkan jenazah COVID-19 di Kota MalangRelawan saat memakamkan jenazah COVID-19 di Kota Malang Foto: Istimewa

Berdasarkan pedoman cepat medis dan kesehatan masyarakat COVID-19 dari Kemenkes, ODP adalah orang yang bergejala COVID-19 dan punya riwayat kontak dengan kasus positif COVID-19.

PDP adalah orang dengan gejala COVID-19 dan membutuhkan perawatan rumah sakit.

Kasus terkonfirmasi adalah orang yang positif terinfeksi COVID-19 dibuktikan lewat tes PCR.

Indonesia tidak punya padanan istilah 'suspected case', atau orang dengan gejala COVID-19, pernah berkontak dengan kasus positif COVID-19, sudah dites COVID-19 meski belum mendapatkan hasil yang pasti, atau belum sempat dites COVID-19 karena alasan apapun.

"Definisi probable agak sulit kalau ditranslate ke dalam bahasa Indonesia," kata Dewi Nur Aisyah.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4