detikNews
Senin 02 September 2019, 17:57 WIB

Pro Kontra

Jokowi Minta Masukan soal Capim KPK, Lanjutkan atau Batalkan?

Tim detikcom - detikNews
Jokowi Minta Masukan soal Capim KPK, Lanjutkan atau Batalkan? Jokowi (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima 10 nama capim KPK dan meminta masukan masyarakat. Di ranah publik, ada yang meminta Jokowi mencoret nama bermasalah dan ada pula yang menganggap Jokowi tak bisa menolak nama-nama capim usulan pansel. Apa masukan Anda?

Sepuluh nama calon pimpinan (capim) KPK yang diterima Jokowi dari panitia seleksi (pansel) adalah sebagai berikut:

1. Alexander Marwata, Komisioner KPK
2. Firli Bahuri, Anggota Polri
3. I Nyoman Wara, Auditor BPK
4. Johanis Tanak, Jaksa
5. Lili Pintauli Siregar, Advokat
6. Luthfi Jayadi Kurniawan, Dosen
7. Nawawi Pomolango, Hakim
8. Nurul Ghufron, Dosen
9. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet
10. Sigit Danang Joyo, PNS Kementerian Keuangan.


Jokowi saat menerima pansel capim KPK / Jokowi saat menerima pansel capim KPK / Foto: Rengga Sancaya



Jokowi mengaku tidak akan tergesa-gesa untuk menyerahkan nama-nama capim KPK ke DPR. Dia ingin memastikan nama yang diserahkan adalah yang terbaik. Jokowi juga meminta masukan dari masyarakat dan para tokoh terkait hasil seleksi Pansel Capim KPK. Masukan ini akan menjadi koreksi bagi Jokowi terkait 10 nama capim KPK.

"Saya kira memang ini eranya keterbukaan. Jadi saya juga minta agar masukan masukan baik dari masyarakat, dari tokoh-tokoh yang telah memberi masukan juga itu bisa dijadikan catatan catatan dalam rangka mengkoreksi apa yang telah dikerjakan oleh Pansel," ujar Jokowi saat menerima Pansel Capim KPK di Istana, Senin (2/9/2019).



Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Jokowi berani menolak nama-nama capim yang diserahkan Pansel jika nama-nama itu tidak punya integritas. Jokowi, menurut ICW, harus berani menolak nama-nama yang diserahkan Pansel dan mengevaluasi kinerja pansel.

"Jika nantinya nama-nama yang dihasilkan oleh Pansel ditemukan tidak mempunyai integritas dan memiliki rekam jejak yang buruk maka Presiden harus berani mengambil sikap untuk menolak usul dari Pansel dan mengevaluasi secara menyeluruh kinerja dari Pansel Pimpinan KPK," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Pansel Capim KPK / Pansel Capim KPK / Foto: Rengga Sancaya


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa, mengatakan Jokowi bisa saja menunda atau membatalkan hasil seleksi Pansel Capim KPK jika dinilai ada ketidakberesan.

"Menurut saya kita ingatkan saja Pak Jokowi bahwa ini ada yang nggak beres agar Pak Jokowi bisa menunda kan, bisa membatalkan," kata Desmond.



Di sisi lain, Ketua pansel capim KPK Yenti Garnasih mengatakan tidak ada yang dikaji ulang terhadap nama-nama yang sudah diajukan pansel ke Jokowi. "Nggak, nggak ada. Ternyata nggak ada istilah koreksi. Mungkin karena sudah sesuai," ucap Yenti

Apa masukan Anda untuk Jokowi terkait capim KPK? Lanjutkan proses pemilihan dengan mengajukan nama-nama capim KPK ke DPR atau batalkan dan memilih nama-nama capim KPK baru?

Berikan masukan Anda 'Lanjutkan' atau 'Batalkan' dan alasannya di kolom komentar
(imk/tor)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed