ADVERTISEMENT

Peta Koalisi Terbaru, NasDem Ditinggal Sendirian?

Matius Alfons - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 13:48 WIB
Ilustrasi Partai NasDem
Foto: Ilustrasi NasDem (Ari Saputra)
Jakarta -

Gerindra dan PKB resmi mendeklarasikan koalisi untuk Pemilu 2024. Setelah Gerindra dan PKB berkoalisi, berarti sudah ada 2 koalisi yang terbentuk secara resmi sejauh ini. Di antara 2 koalisi ini, ada satu partai yang sepertinya belum mendapat colekan untuk membentuk koalisi.

Kedua koalisi yang terbentuk sejauh ini yakni koalisi Gerindra-PKB dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Berdasarkan aturan Pasal 222 UU Pemilu, kedua koalisi tersebut sudah memenuhi syarat mengajukan capres cawapres di Pilpres 2024 yakni partai atau gabungan partai yang memiliki paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR 2019.

Gerindra-PKB

Gerindra dan PKB baru-baru ini meresmikan koalisinya. Kedua partai itu resmi mendeklarasikan koalisi di Pilpres 2024 saat rapimnas Gerindra di SICC Sentul, Bogor.

Koalisi Gerindra dan PKB secara langsung dideklarasikan oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Sabtu (13/8).

Prabowo Subianto dan Cak Imin meneken langsung piagam deklarasi yang menjadi simbol kerja sama. Usai itu, keduanya mengangkat piagam deklarasi yang telah ditandatangani.

Perolehan Kursi DPR Gerindra dan PKB:
1. Gerindra 13,75% kursi DPR
2. PKB 10,09% kursi DPR
Total kursi DPR kedua partai 23,84%

KIB

Koalisi yang lebih dulu terbentuk yaitu Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Koalisi tersebut diisi oleh tiga partai yakni Golkar, PAN dan PPP.

Koalisi itu dibentuk secara resmi oleh ketiga ketum partai pada Juni 2022 yang lalu. Saat itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa yang meresmikan langsung koalisi tersebut.

Gabungan kepemilikan kursi DPR Golkar, PAN dan PPP mencapai 25,73 persen. Berdasarkan aturan, KIB sudah bisa mencalonkan capres di 2024.

Berikut ini perolehan kursi DPR Koalisi Indonesia Bersatu:
1. Golkar memiliki 14,78% kursi DPR
2. PAN 7,65% kursi DPR
3. PPP 3,3% kursi DPR
Total kursi ketiga partai, yaitu 25,73% kursi DPR

PDIP

Usai dua koalisi itu terbentuk, maka tersisa 4 partai yang sampai saat ini belum berkoalisi. Keempat partai itu yakni PDIP, Demokrat, NasDem, dan PAN.

Beberapa pihak menilai PDIP mungkin tidak akan berkoalisi dengan partai manapun. Pasalnya, perolehan suara PDIP sudah melebihi aturan perolehan kursi DPR 20%.

PDIP merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung calon presiden dan calon wakil presiden sendiri di Pilpres 2024.

Berikut ini perolehan suara kursi DPR PDIP
1. PDIP 22,26% kursi DPR

PKS, NasDem, Demokrat

Dengan sendirinya PDIP, maka tersisa tiga partai yang belum memiliki koalisi. Ketiga partai itu, berdasarkan skenario dari peta politik terkini, harus berkoalisi agar bisa mencalonkan capres dan cawapres.

PKS, yang sempat santer dikabarkan membentuk Koalisi Semut Merah bersama PKB dan Demokrat, masih terus membangun komunikasi. Terbaru, mereka siap merapat ke NasDem dan Partai Demokrat.

"Sampai sekarang PKS masih terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik lainnya, salah satunya yang saat ini intensif kami jalin adalah NasDem dan Demokrat," ujar Juru Bicara PKS Muhammad Kholid.

Berikut ini perolehan kursi DPR NasDem, Demokrat, dan PKS:
1. NasDem 10,26% kursi DPR
2. Demokrat 9,39% kursi DPR
3. PKS 8,7% kursi DPR
Total kursi ketiga partai: 28,35%

Catatan untuk NasDem

Dari tiga partai yang belum memiliki tiket pilpres, yaitu Demokrat, PKS dan NasDem, ada catatan untuk partai yang terakhir disebut. Dalam manuver terbuka, KIB terlihat aktif mengajak PKS dan Demokrat untuk bergabung. Nah, sekali lagi dalam manuver terbuka, tak terlihat ada manuver mengajak NasDem.

Jika benar tak diajak berkoalisi, maka NasDem terancam ditinggal sendirian dalam upaya pencarian tiket menuju Pilpres 2024. Jika salah satu di antara Demokrat atau PKS berhasil ditarik ke salah satu koalisi yang sudah eksis, maka sisa NasDem dan satu partai yang tak diajak tak bisa mengusung calon di Pilpres 2024.

Jika skenario di atas terjadi, maka 3 bakal capres NasDem bisa jadi harus gigit jari, karena tak bisa diusung menuju Pilpres 2024. NasDem setidaknya harus berkoalisi dengan dua partai lain untuk bisa mendapatkan tiket menuju Pilpres 2024.

Namun tentu saja politik dinamis dan perubahan bisa saja terjadi. Bisa saja situasi politik berubah dan NasDem diajak atau malah membuat koalisi sendiri sehingga 3 bakal capresnya bisa diusung ke Pilpres 2024.

Lihat juga video 'Elite NasDem Nilai PT 20% Bisa Hambat Lahirnya Pemimpin Demokratis':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT