5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Okt 2026 18:47 WIB
An election billboard features Israeli Prime Minister and Likud party leader Benjamin Netanyahu and former Israeli military chief Gadi Eisenkot, leader of the Yashar party, as the country holds a national election in Ramat Gan Israel, October 27, 2026. The text reads,
Billboard di Israel menampilkan Netanyahu dan penantang utamanya dalam pemilu, Gadi Eisenkot (REUTERS/Nir Elias)
Jakarta -

Jutaan warga Israel menggunakan hak pilihnya dalam pemilu legislatif yang berlangsung sengit pada Selasa (27/10) waktu setempat. Kelompok Houthi memberikan reaksi keras atas keputusan parlemen Mesir yang menyetujui dukungan militer untuk Arab Saudi.

Pemilu Israel ini berpotensi mengakhiri masa kekuasaan panjang Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, atau justru membuat negara Yahudi itu kembali mengalami kebuntuan politik.

Sementara itu, Houthi menyebut keputusan Kairo untuk memberikan dukungan militer bagi Riyadh sebagai "deklarasi perang".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (27/10/2026):

- Pemilu Digelar, 7,3 Juta Warga Israel Akan Tentukan Nasib Netanyahu

ADVERTISEMENT

Jutaan warga Israel akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu legislatif yang berlangsung sengit pada Selasa (27/10) waktu setempat. Pemilu ini berpotensi mengakhiri masa kekuasaan panjang Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, atau justru membuat negara Yahudi itu kembali mengalami kebuntuan politik.

Ada prediksi bahwa tidak satu pun blok utama politik yang mampu meraih mayoritas kursi dalam parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Pemungutan suara ini merupakan pemilu pertama di Israel sejak serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang diikuti oleh rentetan serangan tanpa henti militer Tel Aviv terhadap Jalur Gaza, juga konfrontasi militer dengan Hizbullah di Lebanon dan dengan Iran.

- Warga Inggris Diminta Stok Makanan dan Air, Bersiap Perang dalam 1.000 Hari

Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting menyatakan warga Inggris harus bersiap menghadapi perang dalam 1.000 hari ke depan. Hal itu disampaikan seiring imbauan pemerintah kepada warga Inggris untuk menimbun makanan kaleng dan air minum kemasan.

Dilansir Independent dan Anadolu Agency, Selasa (27/10/2026), Streeting dalam tulisannya di surat kabar The Telegraph memperingatkan bahwa pihak-pihak yang memusuhi Inggris mungkin akan siap melancarkan serangan pada tahun 2030.

"Keinginan pihak lawan untuk mencelakai kita bukanlah hal baru. Yang telah berubah adalah kapasitas mereka. Menjelang tahun 2030, kekuatan militer dan ekonomi perang mereka dapat menempatkan mereka dalam posisi untuk melakukan serangan," tulis Streeting.

- Sekutunya Kalah, Trump Tuding Pilpres Brasil Dicurangi

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pemilu presiden (pilpres) Brasil telah "dicurangi" atau "korup" setelah sekutu sayap kanannya, Flavio Bolsonaro, kalah dramatis dari kandidat petahana, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.

Trump tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya tersebut.

Flavio, anak mantan Presiden Jair Bolsonaro sekutu Trump, telah menyerukan pembatalan hasil pilpres tersebut. Kemenangan dramatis Lula da Silva di putaran kedua, setelah kalah dari Flavio di putaran pertama pada awal Oktober lalu, membuat Trump kehilangan sekutu politik yang diharapkan di Amerika Selatan.

- Flavio Bolsonaro Dicegah ke Luar Negeri Usai Kalah Pilpres Brasil

Senator Brasil, Flavio Bolsonaro, mengatakan bahwa seorang hakim Mahkamah Agung melarang dirinya untuk meninggalkan Brasil. Flavio mengungkapkan larangan ini sehari setelah dia kalah dalam pilpres dan menolak untuk mengakui kekalahannya dari kandidat petahana, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.

Flavio, yang merupakan anak mantan Presiden Jair Bolsonaro ini, memperoleh 48,2 suara dalam putaran kedua pilpres yang digelar pada Minggu (25/10) waktu setempat. Sedangkan Lula da Silva berhasil meraup 51,8 persen suara, yang membawanya ke periode keempat sebagai Presiden Brasil.

Dalam pernyataan video yang diunggahnya ke media sosial X dan Instagram, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Selasa (27/10/2026), Flavio mengatakan bahwa sejumlah personel Kepolisian Federal Brasil menyampaikan perintah itu kepadanya setelah dia menjenguk ayahnya yang kini berstatus tahanan rumah.

- Mesir Bakal Bantu Arab Saudi, Houthi Sebut Deklarasi Perang

Kelompok Houthi memberikan reaksi keras atas keputusan parlemen Mesir yang menyetujui dukungan militer untuk Arab Saudi. Houthi menyebut keputusan Kairo itu sebagai "deklarasi perang".

"Mesir dan parlemennya menyatakan dukungan untuk apa yang disebut sebagai pertahanan Kerajaan Arab Saudi, dan dengan melakukan hal tersebut, mereka mendeklarasikan perang terhadap Republik Yaman," tegas salah satu anggota biro politik Houthi, Mohammed Ali al-Houthi, dalam pernyataan via Telegram, seperti dilansir AFP, Selasa (27/10/2026).

Parlemen Mesir memberikan persetujuan untuk mengirimkan dukungan militer ke Saudi, guna membantu pertahanan kerajaan itu dari serangan-serangan Houthi yang marak beberapa waktu terakhir. Persetujuan ini diberikan menyusul permintaan dari Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

Lihat juga Video: Terpopuler Sepekan: Prabowo 'Tantang' MSCI-11 Korporasi Asing Terseret Karhutla

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini