×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Okt 2026 18:25 WIB
Nidal Hasan, terpidana mati dalam kasus penembakan massal yang menewaskan 13 orang di pangkalan AS tahun 2009 (Reuters/Handout)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) akan menyiarkan langsung eksekusi mati dengan regu tembak terhadap mantan tentara AS, Nidal Hasan, yang menewaskan 13 orang di Fort Hood. Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan melancarkan serangan terhadap Iran sebelum pemilu sela AS digelar pada November mendatang.

Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth mengatakan bahwa eksekusi mati terhadap Hasan akan dilaksanakan di hadapan "publik".

Sementara itu, Trump mengatakan bahwa "kita tidak akan menyerang Iran kapan pun sebelum pemilu sela yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat pada 3 November". Dia menyebut bahwa AS saat ini sedang melakukan "diskusi produktif" dengan Iran.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (9/10/2026):

- AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati Eks Tentara Pembunuh 13 Orang

Amerika Serikat (AS) akan menyiarkan langsung, via livestreaming, eksekusi mati dengan regu tembak terhadap seorang mantan tentara AS, Nidal Hasan, terpidana penembakan massal yang menewaskan 13 orang di pangkalan militer Fort Hood.

Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth, seperti dilansir AFP, Jumat (9/10/2026), mengatakan bahwa eksekusi mati terhadap Hasan akan dilaksanakan di hadapan "publik".

Hasan, mantan psikiater Angkatan Darat AS, melakukan penembakan massal yang menewaskan 13 orang di Fort Hood pada tahun 2009. Eksekusi mati terhadap Hasan akan menjadi yang pertama dilakukan oleh militer AS sejak tahun 1961 silam, sekaligus yang pertama melibatkan regu tembak sejak Perang Dunia II.

- Trump Bilang Tak Akan Serang Iran Sebelum Pemilu Sela AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan melancarkan serangan terhadap Iran sebelum pemilu sela AS digelar pada November mendatang. Trump menyebut bahwa AS saat ini sedang melakukan "diskusi produktif" dengan Iran.

"Kami sedang melakukan diskusi produktif dengan Republik Islam Iran," kata Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social miliknya, seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (9/10/2026).

"Saya ingin memperjelas kepada semua pihak bahwa, meskipun kondisi Iran sangat buruk, baik secara ekonomi maupun militer, dan meskipun blokade akan tetap diberlakukan sepenuhnya... kita tidak akan menyerang Iran kapan pun sebelum pemilu sela yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat pada 3 November," tegasnya.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork