×
Ad

5 Orang Ditangkap Dekat Pangkalan AS di Inggris, Diduga Terkait Teror

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 28 Sep 2026 02:16 WIB
Polisi Inggris di dekat pangkalan AS di Gloucestershire (Foto: AFP/JUSTIN TALLIS)
London -

Polisi antiterorisme Inggris menangkap 5 orang di dekat pangkalan yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Lima pria itu diamankan atas dugaan merencanakan aksi teror.

Dilansir AFP, Minggu (27/9/2026), Kepolisian Metropolitan London dalam pernyataannya menyebut petugas bersenjata menahan kelompok tersebut pada dini hari setelah adanya panggilan ke layanan darurat mengenai tiga "kendaraan mencurigakan yang tampak bergerak menuju pangkalan udara".

Para tersangka awalnya ditahan di dekat pangkalan udara Royal Air Force (RAF) Fairford di Gloucestershire, Inggris barat daya, atas dugaan pelanggaran terkait bahan peledak.

Sekitar 85 rumah warga di Desa Whelford yang berada di dekat lokasi diimbau untuk mengungsi. Ahli penjinak bom dari militer dikerahkan untuk memeriksa tiga mobil van yang dihentikan di sebuah jalan pedesaan.

"Unit Kepolisian Antiterorisme kini dapat mengonfirmasi bahwa mereka memimpin penyelidikan atas insiden yang terjadi semalam di dekat RAF Fairford di Gloucestershire," tambah pernyataan kepolisian tersebut.

Rekaman udara yang disiarkan memperlihatkan robot penjinak bom bergerak di sekitar mobil-mobil van tersebut di jalan pedesaan; dua di antaranya tampak terbuka pintu belakangnya.

Polisi meyakini insiden tersebut telah "terkendali" dan garis pembatas (kordon) sejauh 400 meter (1.300 kaki) telah dipasang di lokasi.

Petugas bersenjata terlihat berjaga di pintu masuk pangkalan tersebut.

Pada bulan Maret, Perdana Menteri saat itu, Keir Starmer, memberikan izin bagi tindakan "defensif" AS terhadap situs rudal Iran dari dua pangkalan Inggris, termasuk Fairford.

Perdana Menteri baru, Andy Burnham, terus mendapatkan informasi terkini mengenai insiden tersebut. Hal itu diungkap seorang juru bicara pemerintah.

"Kami berterima kasih kepada layanan darurat yang telah bertindak cepat untuk menahan beberapa tersangka dan menerapkan langkah-langkah demi menjaga keselamatan masyarakat," ujar juru bicara tersebut.

Menteri Pertahanan Wes Streeting menyampaikan terima kasih kepada "tim darurat dan spesialis" yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Tidaklah tepat untuk memberikan komentar lebih lanjut selama penyelidikan masih berlangsung. Kita bisa merasa tenang karena situasi ini sedang ditangani," ujarnya di platform X.

Kepolisian Gloucestershire sebelumnya menyatakan telah menetapkan status "insiden besar" dan menangkap beberapa pria "atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Bahan Peledak".

Warga Desa Dievakuasi

Polisi menyatakan bahwa warga telah dievakuasi ke pusat rekreasi terdekat.

Seorang warga desa, Julian Tudsbery, mengatakan ia dibangunkan dan diminta untuk pergi sekitar pukul 07.00 pagi (06.00 GMT) oleh polisi yang "menggedor pintu".

Ia menuturkan bahwa seorang warga desa lainnya telah melapor ke polisi pada tengah malam setelah melihat mobil-mobil van tersebut.

"Dia menelepon polisi pangkalan udara, namun tidak ada jawaban. Telepon hanya berdering tanpa diangkat, jadi dia menghubungi nomor darurat 999," ujarnya kepada BBC.

Fairford merupakan pangkalan di Inggris bagi 501st Combat Support Wing, unit pendukung administratif Angkatan Udara AS. Pangkalan AS dalam pernyataannya menegaskan bahwa tidak ada personel Angkatan Udara AS yang terlibat dalam insiden tersebut.




(lir/lir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork