Pangkalan AS di Inggris Diancam Teror Bom, Iran Tegaskan Tak Terlibat

Pangkalan AS di Inggris Diancam Teror Bom, Iran Tegaskan Tak Terlibat

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 28 Sep 2026 21:05 WIB
Bendera Iran
Foto: Middle East Monitor
London -

Kedutaan Besar Iran di London menegaskan tidak terlibat dengan ancaman bom di dekat pangkalan udara militer Inggris yang digunakan oleh Amerika Serikat (AS). Iran juga mengecam keras spekulasi yang mengaitkan Teheran dengan ancaman itu.

Kedutaan Besar Iran, seperti dilansir AFP, Senin (28/9/2026), mengatakan tuduhan itu tidak lain bertujuan untuk memicu propaganda Iranofobia di Inggris.

"Spekulasi tidak berdasar dan bermaksud jahat baru-baru ini yang diterbitkan oleh sejumlah individu dan media Inggris yang berupaya menghubungkan Iran" dengan insiden yang terjadi pada Minggu dini hari di dekat pangkalan Royal Air Force (RAF) Fairford," kata Kedutaan Besar Iran di London.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedutaan menyebutkan, Republik Islam Iran berhak untuk mengambil langkah-langkah hukum yang sesuai, apabila diperlukan. Hal ini untuk melindungi hak dan kepentingan negara serta rakyatnya dalam menanggapi narasi yang menyesatkan dan merugikan.

ADVERTISEMENT

Dalam insiden ini, lima orang pria yang merupakan warga negara Inggris berusia sekitar 20-an tahun, telah ditangkap. Kepolisian kontra-terorisme Inggris memimpin penyelidikan kasus tersebut.

Pernyataan Kedutaan Besar Iran di London itu menyusul kepolisian antiterorisme Inggris yang menyelidiki dugaan keterlibatan Iran dalam insiden diduga ancaman bom di dekat pangkalan udara yang digunakan militer Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Teheran. Insiden itu melibatkan pengerahan tim penjinak bom, dengan sedikitnya lima pria telah ditangkap.

Para personel kepolisian, seperti dilansir AFP, dipanggil ke pangkalan Angkatan Udara Inggris (RAF) Fairford di Inggris barat daya pada Minggu (27/9) dini hari, setelah menerima aduan mengenai adanya "kendaraan-kendaraan mencurigakan yang tampak bergerak menuju ke pangkalan udara" tersebut.

Otoritas Inggris belum secara resmi mengonfirmasi rincian mengenai sifat atau sumber ancaman di dekat pangkalan udara yang menampung pasukan dan pesawat militer AS tersebut.

Namun pihak kepolisian antiterorisme Inggris telah menangkap lima pria atas dugaan "mempersiapkan aksi teroris" di dekat pangkalan udara itu, dan atas tuduhan terkait bahan peledak. Kelima pria itu masih dalam penahanan saat ini.

Identitas para tersangka belum diungkap ke publik. Seorang sumber yang mengetahui penyelidikan insiden itu, seperti dikutip Reuters, mengatakan bahwa motif terkait Iran dianggap sebagai kemungkinan terbesar, meskipun operasi sabotase Rusia atau rencana serangan kelompok Islamis juga turut diselidiki.

Lihat juga Video 'Wujud Drone Kapal Selam AS yang Disita Iran di Selat Hormuz':

(wnv/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini