5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Sep 2026 17:43 WIB
Ilustrasi --: Pesawat maskapai penerbangan Iran, Mahan Air, lepas landas dari di Bandara Duesseldorf, Jerman, tahun 2019 lalu (dok. REUTERS / Wolfgang Rattay).
Ilustrasi --: Pesawat maskapai penerbangan Iran, Mahan Air, lepas landas dari di Bandara Duesseldorf, Jerman, tahun 2019 lalu (dok. REUTERS / Wolfgang Rattay).
Jakarta -

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan bahwa operasional seluruh maskapai penerbangan Iran akan dihentikan pada 23 September besok. China, sekutu Teheran, memberikan reaksi keras terhadap langkah AS tersebut.

Bessent mengatakan bahwa maskapai-maskapai penerbangan Iran akan kesulitan beroperasi secara global akibat sanksi Amerika. Dia juga memperingatkan bahwa pusat-pusat penerbangan internasional yang melayani pesawat maskapai Iran akan menghadapi pengucilan total dari sistem perbankan Amerika.

Sementara itu, otoritas Beijing yang merupakan mitra ekonomi utama dan pendukung diplomatik Iran, menentang langkah Washington dan menyebutnya sebagai "sanksi sepihak ilegal".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (22/9/2026):

- Trump Bertemu Zohran Mamdani: Kamu Bakal Jadi Wali Kota Hebat

ADVERTISEMENT

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali bertemu dengan Wali Kota New York City, Zohran Mamdani. Usai kerap mengkritik Mamdani, kini Trump memuji pemimpin muda tersebut sebagai wali kota dengan potensi luar biasa.

Dilansir USA Today, Selasa (22/9/2026), Trump bertemu dengan Zohran Mamdani di Gracie Mansion, kawasan Upper East Side, Manhattan pada Senin (21/9). Keduanya membahas berbagai isu yang memengaruhi New York, mulai dari proyek perumahan terjangkau dan penegakan aturan imigrasi hingga larangan yang baru-baru ini diberlakukan presiden terhadap beberapa saluran media, termasuk CNN dan MS NOW.

Trump mengatakan dirinya ingin New York mendapatkan yang terbaik. Dia lantas memuji Mamdani memiliki potensi luar biasa.

- AS: Semua Maskapai Iran Setop Operasi di Seluruh Dunia Mulai 23 September!

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan bahwa operasional seluruh maskapai penerbangan Iran akan dihentikan pada 23 September besok. Bessent memperingatkan bahwa maskapai-maskapai Teheran akan kesulitan beroperasi secara global akibat sanksi Amerika.

Langkah ini, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Selasa (22/9/2026), diumumkan Bessent seiring langkah pemerintahan Presiden AS Donald Trump semakin meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran saat perang berlarut-larut.

"Pada 23 September, seluruh maskapai penerbangan Iran akan dihentikan operasionalnya di seluruh dunia," kata Bessent kepada media AS, CNBC, pada Senin (21/9) waktu setempat.

- Houthi Dibeking Iran, Pemimpin Yaman Colek Trump

Yaman kewalahan menghadapi Houthi yang dibeking Iran. Kepala badan pemerintahan Yaman, Rashad al-Alimi, pun meminta bantuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Permintaan bantuan itu, seperti dilansir AFP, Selasa (22/9/2026), disampaikan Al-Alimi saat melakukan percakapan telepon dengan Trump pada Minggu (20/9) waktu setempat. Menurut seorang sumber dari kantor Al-Alimi, Trump tidak menjanjikan dukungan militer AS kepada Al-Alimi.

Percakapan telepon itu, menurut sumber tersebut, dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas terhadap pemerintah Yaman yang sedang terdesak, setelah Houthi berhasil merebut kendali atas seluruh wilayah pesisir Yaman di tepi Laut Merah dalam sebuah serangan kilat beberapa waktu lalu.

- Trump Ternyata Berencana Serang Houthi, Tapi Batal di Menit-menit Akhir

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan membatalkan rencana serangan udara terhadap target-target kelompok Houthi di Yaman hanya beberapa menit sesaat sebelum serangan itu dilancarkan.

Informasi tersebut, seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (22/9/2026), diungkapkan oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), dalam laporannya yang mengutip sejumlah pejabat pemerintahan AS pada Minggu (20/9) waktu setempat.

Menurut laporan NYT, keputusan pembatalan rencana serangan itu diambil Trump pada tengah hari Minggu (20/9) waktu setempat, setelah para komandan militer AS menyetujui daftar target serangan dan para personel militer sedang memuat amunisi ke pesawat-pesawat yang dipersiapkan untuk operasi tersebut.

- China Kecam AS Larang Maskapai Iran Beroperasi: Sanksi Sepihak Ilegal!

China memberikan reaksi keras terhadap langkah Amerika Serikat (AS) melarang maskapai penerbangan Iran untuk beroperasi di seluruh dunia mulai 23 September. Otoritas Beijing secara terang-terangan menentang langkah Washington dan menyebutnya sebagai "sanksi sepihak ilegal".

China, yang merupakan mitra ekonomi utama dan pendukung diplomatik Iran, seperti dilansir AFP, Selasa (22/9/2026), mengecam langkah AS itu tidak memiliki dasar hukum internasional.

"China secara konsisten menentang sanksi sepihak ilegal yang tidak memiliki dasar hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing.

Lihat juga Video Terpopuler Sepekan: KM Virgo Tenggelam hingga Purbaya Dicopot

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini