5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 21 Agu 2026 17:49 WIB
Foto: Ilustrasi pesawat (REUTERS/Eric Gaillard)
Foto: Ilustrasi pesawat (REUTERS/Eric Gaillard)
Jakarta -

Sebuah pesawat jatuh di lokasi terpencil Angkatan Udara Amerika Serikat di negara bagian Alaska, AS. Keseluruhan orang di dalam pesawat yang berjumlah delapan orang, tewas dalam insiden pada hari Kamis (20/8) waktu setempat tersebut.

Pesawat yang dikontrak sipil itu, jatuh di bandara yang berada di lokasi radar jarak jauh di Cape Newenham, di ujung barat daya negara bagian Alaska, kata Komando Alaska dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/8/2026).

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (21/8/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panas! Houthi Serang Bandara Arab Saudi dan Fasilitas Aramco

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap bandara dan fasilitas milik perusahaan minyak raksasa milik Arab Saudi, Aramco, di wilayah Najran, selatan Arab Saudi, dekat perbatasan Yaman.

Kelompok tersebut "berhasil melakukan dua operasi militer menggunakan drone: yang pertama menargetkan situs musuh Saudi yang sensitif di Bandara Najran, sementara yang kedua menargetkan fasilitas Aramco di Najran," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree dalam sebuah pernyataan di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/8/2026).

Sebelumnya pada hari Kamis (20/8), Garda Revolusi Iran telah memperingatkan bahwa Arab Saudi "tidak akan mampu menahan" Houthi seiring kelompok yang didukung Iran itu, meningkatkan serangan terhadap kerajaan tersebut.

- AS Desak China Soal Isolasi Ekonomi Iran: Dukung atau Lawan Kami?

Pemerintah Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan terhadap negara-negara sekutunya dan China agar mendukung isolasi ekonomi yang bertujuan "menumbangkan" pemerintah Iran. Washington mengancam konsekuensi berat bagi negara-negara yang tidak mendukung langkah tersebut.

"Ini akan menjadi isolasi ekonomi terkoordinasi paling besar dalam sejarah dunia. Dan kami mendatangi mereka dengan pesan: apakah Anda berada di pihak kami atau melawan kami?" kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam pesannya kepada sekutu-sekutu AS, seperti dilansir AFP dan TRT World, Jumat (21/8/2026).

Pesan itu disampaikan Bessent setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa negara mana pun yang memberikan "bantuan penyelamatan dalam bentuk apa pun" kepada Iran, akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang "SANGAT BERAT".

- Akhirnya, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Hengkang dari Timur Tengah

Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan kedatangan kapal induk USS George Washington di kawasan Timur Tengah pada Kamis (20/8) waktu setempat. Hal ini menyusul kritikan tajam terhadap kondisi memprihatinkan kapal induk AS lainnya, USS Abraham Lincoln, yang telah dikerahkan sangat lama.

Dalam pernyataan via media sosial X, seperti dilansir AFP, Jumat (21/8/2026), Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasional militer AS di Timur Tengah, mengumumkan bahwa USS George Washington dan satuan tempurnya telah beroperasi di Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln.

"Kelompok tempur Kapal Induk George Washington sedang beroperasi di Timur Tengah dalam penugasan terjadwal setelah tiba di wilayah operasi CENTCOM kemarin," demikian pernyataan CENTCOM pada Kamis (20/8) waktu setempat.

- Adik Kim Jong Un Ejek Korsel Usai Latihan Perang Dipangkas: Boneka AS!

Kim Yo Jong, adik perempuan dari pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, mengejek Korea Selatan (Korsel) yang disebutnya terpaksa mengurangi skala "latihan perang yang sangat mereka sukai" karena perintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia menyebut Seoul sebagai "boneka" Washington.

Dalam tanggapannya, seperti dilansir Yonhap dan Korea Times, Jumat (21/8/2026), Kim Yo Jong menyebut Presiden Lee Jae Myung "bermuka dua" dalam responsnya terhadap perintah Trump tersebut .

"Trump mengeluarkan perintah mendadak untuk mengurangi skala latihan tersebut. Hal ini menempatkan Seoul dalam situasi sulit karena mereka harus membatalkan 'latihan perang' yang sangat mereka sukai," kata Kim Yo Jong dalam pernyataan yang dirilis media pemerintah Korut pada Kamis (20/8) malam.

- Pesawat Jatuh di Lokasi Radar Angkatan Udara AS, 8 Orang Tewas

Sebuah pesawat jatuh di lokasi terpencil Angkatan Udara Amerika Serikat di negara bagian Alaska, AS. Keseluruhan orang di dalam pesawat yang berjumlah delapan orang, tewas dalam insiden pada hari Kamis (20/8) waktu setempat tersebut.

Pesawat yang dikontrak sipil itu, jatuh di bandara yang berada di lokasi radar jarak jauh di Cape Newenham, di ujung barat daya negara bagian Alaska, kata Komando Alaska dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/8/2026).

Para penyelamat yang mendarat di dekat lokasi kecelakaan "memastikan tidak ada yang selamat," kata militer AS tersebut dalam pernyataannya.

Simak juga Video 'Utang AS Tembus Rp 712.000 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait