Rentetan serangan drone Ukraina menghantam wilayah selatan Rusia hingga menewaskan sedikitnya dua orang, termasuk seorang bocah berusia 8 tahun. Gempuran terbaru Moskow pada malam hari menghantam sebuah kota garis depan pertempuran di Ukraina dan menewaskan sedikitnya dua orang.
Kedua negara yang terlibat konflik berkepanjangan ini, terus saling melancarkan serangan udara beberapa waktu terakhir. Kyiv semakin meningkatkan serangan terhadap Moskow, dalam apa yang disebutnya sebagai pembalasan yang setimpal atas serangan Rusia yang terjadi setiap hari terhadap kota-kota di Ukraina.
Wilayah Krasnodar yang terletak di bagian selatan Rusia, dan menjadi lokasi bagi sejumlah destinasi wisata populer, seperti dilansir AFP, Rabu (12/8/2026), dilanda gempuran "ratusan" drone Ukraina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang anak berusia 8 tahun tewas di Novorossiysk... Delapan orang, termasuk seorang anak, mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit," kata Gubernur Krasnodar, Venyamin Kondratyev, dalam pernyataan via Telegram.
Dia menambahkan bahwa puing-puing drone yang ditembak jatuh telah memicu kerusakan terhadap 21 bangunan di kota pelabuhan tersebut. Foto-foto yang belum terverifikasi di media sosial memperlihatkan blok-blok apartemen dengan jendela-jendela yang hancur dan mobil-mobil yang hangus terbakar.
Satu orang lainnya tewas ketika puing-puing drone jatuh di halaman sebuah rumah pribadi di area desa Volna.
"Para dokter telah berusaha semaksimal mungkin, namun sayangnya mereka tidak dapat menyelamatkan nyawa pria tersebut," ujcar Kondratyev dalam pernyataannya.
Dua orang lainnya mengalami luka-luka di kota resor Gelendzhik, yang ada di pesisir Laut Hitam.
Kementerian Pertahanan Rusia, dalam pernyataannya, melaporkan bahwa pihaknya telah menembak jatuh 502 drone Ukraina yang terdeteksi di wilayah Rusia dan area Laut Hitam dalam operasi semalam.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa Moskow telah melancarkan serangan udara menggunakan sejumlah rudal dan drone, yang sebagian besar ditujukan terhadap wilayah Odesa dan Sumy.
Kyiv mengklaim bahwa dari 138 drone Rusia yang dikerahkan, sebanyak 112 drone di antaranya berhasil ditembak jatuh atau dicegat.
Sejumlah drone Rusia menghantam kota garis depan di Kherson, Ukraina bagian selatan. Pemimpin otoritas kota Kherson melaporkan bahwa sedikitnya dua orang tewas di wilayahnya, termasuk seorang wanita yang rumahnya terkena hantaman drone.
Warga sipil sering tewas akibat serangan di kota Kherson, mengingat pasukan Rusia memiliki pangkalan di seberang Sungai Dnipro yang mengalir melintasi wilayah selatan Ukraina.










































