Iran Kecam Keras Modernisasi Persenjataan Nuklir AS

Iran Kecam Keras Modernisasi Persenjataan Nuklir AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 07 Agu 2026 13:57 WIB
Ilustrasi bendera Iran (Foto: AFP)
Ilustrasi bendera Iran (Foto: AFP)
Jakarta -

Pemerintah Iran mengecam keras dan mengingatkan soal konsekuensi parah dari perluasan dan modernisasi persenjataan nuklir Amerika Serikat yang berkelanjutan. Iran menyebut kebijakan nuklir Washington mengancam seluruh umat manusia.

Misi tetap Iran di Wina, Austria mengeluarkan pernyataan untuk memperingati pemboman atom AS di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, dengan menyebut serangan itu sebagai pengingat abadi akan konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan akibat senjata nuklir.

"Mencegah tragedi di masa depan seperti pemboman atom di Hiroshima dan Nagasaki membutuhkan komitmen yang tulus terhadap perlucutan senjata nuklir dan pembentukan dunia yang bebas dari senjata pemusnah massal," kata misi Iran tersebut, dilansir media Iran, Press TV, Jumat (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menekankan bahwa kematian massal, kehancuran yang meluas, dan radiasi mematikan yang disebabkan oleh pemboman AS, yang dampaknya dirasakan bahkan oleh generasi yang lahir setelahnya, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk menghilangkan semua senjata nuklir.

"Sebagai negara peserta dalam Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), Iran mendukung penghapusan total semua senjata nuklir, menegaskan kembali komitmennya yang teguh terhadap dunia yang bebas dari senjata nuklir, dan pada saat yang sama, membela haknya yang sah untuk penggunaan ilmu dan energi nuklir secara damai."

Misi Iran tersebut menekankan bahwa Amerika Serikat tetap menjadi satu-satunya negara yang telah menggunakan senjata nuklir dalam peperangan, dan terus memperluas dan memodernisasi persenjataan nuklirnya.

Mereka lebih lanjut menekankan bahwa Washington, meskipun merupakan penandatangan NPT, telah gagal selama beberapa dekade untuk memenuhi kewajibannya terkait perlucutan senjata nuklir.

(ita/ita)


Berita Terkait