Gagal Gulingkan Pemerintah Iran, 2 Pejabat Senior Mossad Israel Dipecat

Gagal Gulingkan Pemerintah Iran, 2 Pejabat Senior Mossad Israel Dipecat

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 07 Agu 2026 09:21 WIB
Iranian flags flutter in Tehran. (Via Reuters)
Foto: Ilustrasi bendera Iran (dok. Reuters).
Jakarta -

Kepala Badan Intelijen Mosssad Israel, Roman Gofman, memecat dua pejabat senior Mossad. Dua pejabat itu dipecat setelah gagal menggulingkan rezim Iran.

Dilansir The Times of Israel, Jumat (7/8/2026), menurut berita Channel 12, salah satu pejabat tersebut telah menjabat sejak Desember sebagai Kepala Direktorat Intelijen Mossad. Sementara pejabat satunya lagi sebagai kepala divisi.

Jaringan tersebut mengatakan bahwa keduanya termasuk di antara arsitek rencana operasional tertulis untuk menjatuhkan Republik Islam dengan bantuan kelompok minoritas Iran. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan membahas rencana tersebut ketika membujuk Presiden AS Donald Trump untuk menyatakan perang terhadap Republik Islam pada Februari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber-sumber keamanan yang dikutip oleh jaringan tersebut mengatakan bahwa kedua pejabat dan Gofman telah berselisih sejak awal. Kedua pejabat senior itu kini disebut dipecat atas kesepakatan bersama sebagai bagian dari reorganisasi Mossad yang lebih luas.

Rencana Mossad tersebut dilaporkan membayangkan serangan Israel terhadap posisi Korps Garda Revolusi Islam di sepanjang perbatasan Iran dengan Irak, di Kurdistan Iran. Serangan tersebut dirancang untuk membuka jalan bagi para pejuang Kurdi untuk menyeberang ke Iran, menurut laporan The New York Times, dan maju ke kota-kota Kurdi di barat laut negara itu.

Simak juga Video 'Presiden Iran Sebut Komunikasi dengan Mojtaba Saat Ini Sangat Sulit':

(whn/amw)


Berita Terkait