×
Ad

Iran Minta Houthi Tutup Laut Merah Jika AS Serang Pembangkit Listrik

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jul 2026 10:32 WIB
Kapal-kapal berlayar di lepas pantai dekat perairan Selat Bab el-Mandeb yang terletak di dekat daratan Yaman (dok. REUTERS/Reuters)
Teheran -

Pemerintah Iran meminta sekutunya, kelompok pemberontak Houthi yang bermarkas di Yaman, untuk bersiap menutup jalur minyak Laut Merah, jika Amerika Serikat (AS) menyerang infrastruktur energi Teheran, terutama pembangkit listrik. Hal ini berpotensi memicu ancaman baru yang signifikan terhadap pasokan energi global.

Informasi tersebut, seperti dilansir Reuters, Jumat (17/7/2026), disampaikan oleh tiga sumber yang berbicara kepada Reuters pada Kamis (16/7) waktu setempat.

Gagasan tersebut, menurut dua sumber pejabat senior Iran dan satu sumber regional yang memahami persoalan ini, telah dibahas di kalangan pemimpin Iran, dan pesannya telah disampaikan kepada Houthi, sekutu mereka di Yaman.

Sumber-sumber yang dikutip Reuters tersebut mengatakan bahwa Houthi baru-baru ini telah diberitahu mengenai permintaan Iran tersebut, yang sebelumnya belum pernah dilaporkan oleh media.

Namun tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai bagaimana pesan tersebut disampaikan, atau apakah hal itu dilakukan setelah adanya ancaman dari Presiden AS Donald Trump pada Selasa (14/7) untuk menyerang infrastruktur energi Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran dan juru bicara Houthi belum memberikan tanggapan langsung.

Houthi Kerahkan Drone ke Dekat Selat Bab el-Mandeb

Diungkapkan seorang sumber lainnya yang dekat dengan Houthi, juga dikutip Reuters, bahwa kelompok yang didukung Teheran tersebut telah menyelesaikan persiapan untuk menyerang kapal-kapal dengan mengerahkan rudal dan drone di dekat Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan gerbang menuju Laut Merah.

Bahkan dilaporkan jika Houthi sedang menunggu perintah untuk memulai serangan tersebut.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork