×
Ad

PM Inggris Minta FIFA Selidiki Spanduk 'Malvinas Milik Argentina' Messi Cs

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 17 Jul 2026 05:15 WIB
PM Inggris Keir Starmer. (DW News)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mendukung gagasan agar FIFA menyelidiki pemain Timnas Argentina yang membentangkan spanduk klaim atas Kepulauan Falkland. Penyerang sekaligus kapten Timnas Argentina Lionel Messi bersama rekan-rekannya membentangkan spanduk 'Malvinas milik Argentina' seusai kemenangan mereka di semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris.

Dilansir The Guardian, Jumat (17/7/2026), Downing Street, kantor PM Inggris, mengatakan Starmer menonton pertandingan tersebut saat melakukan perjalanan ke Ukraina dengan kereta api untuk perjalanan luar negeri terakhirnya sebagai PM. Downing Street mengatakan Starmer mendukung seruan Menteri Perdagangan Peter Kyle agar FIFA menyelidiki aturan apa yang mungkin telah dilanggar.

Setelah kemenangan Argentina 2-1 dalam pertandingan yang terkadang penuh gejolak di Atlanta pada Rabu (15/7), beberapa pemain membentangkan spanduk yang bertuliskan: 'Las Malvinas son Argentinas', menggunakan istilah wilayah tersebut untuk kepulauan di Atlantik Selatan.

Argentina akan menghadapi Spanyol di final pada Minggu (19/7). Ketika ditanya siapa yang akan didukung Starmer, juru bicara Starmer mengatakan: "Perdana Menteri mendoakan yang terbaik untuk kedua tim di final, terutama Spanyol."

Ketika ditanya tentang reaksi Starmer terhadap spanduk tersebut, mereka mengatakan: "Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Posisi kami tidak berubah. Penentuan nasib sendiri berada di tangan penduduk pulau dan komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah.

Secara lebih luas, tindakan potensial (sanksi) adalah urusan FIFA, tetapi ini adalah Piala Dunia yang fantastis dan kami telah mengatakan sepanjang waktu bahwa politik harus dijauhkan dari sepak bola."

Sebelumnya pada Kamis (16/7), Kyle mengatakan kepada BBC bahwa spanduk itu adalah "pelanggaran berat terhadap aturan yang melarang aktivitas politik sebagai bagian dari sepak bola".

Ia menambahkan: "Piala Dunia memiliki salah satu prinsip utamanya bahwa politik terpisah dari sepak bola. Itu sekarang menjadi urusan FIFA. Saya berharap FIFA akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh." Juru bicara PM mengatakan Starmer mendukung komentar Kyle yang mendesak FIFA untuk melakukan investigasi.




(rfs/rfs)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork