×
Ad

Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 16 Jul 2026 22:15 WIB
Ilustrasi drone Iran. (dok. Reuters)
Jakarta -

Militer Kuwait dan Bahrain mengatakan wilayah mereka menghadapi serangan udara baru dari Iran. Serangan itu terjadi pada saat Teheran dan Amerika Serikat (AS) saling melancarkan serangan dalam perebutan kendali atas Selat Hormuz.

Dilansir AFP, Kamis (16/7/2026), tentara Kuwait mengatakan mereka merespons serangan drone baru dan menyalahkan agresi Iran. Seorang jurnalis AFP melaporkan mendengar ledakan di dekat ibu kota negara Teluk tersebut, Kota Kuwait.

Kuwait dan kerajaan pulau Bahrain sama-sama mengatakan sebelumnya bahwa pertahanan udara mereka telah mengatasi serangan Iran sebelumnya, dengan sirene peringatan berbunyi di Manama, ibu kota Bahrain.

Iran mengatakan mereka menargetkan sistem radar, sistem pertahanan udara, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, serta instalasi militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Kedua negara Teluk tersebut telah menghadapi serangan berulang kali dari Iran sejak dimulainya kembali permusuhan antara Washington dan Teheran pada 7 Juli.




(rfs/lir)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork