Peti jenazah mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya ditampilkan di depan umum, setelah almarhum meninggal dunia akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu.
Kehadiran jenazah Khamenei ini disambut oleh tangisan dan teriakan slogan-slogan keagamaan oleh para pelayat.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (3/7/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- AS Ingatkan Iran soal Rencana Israel Bunuh Menlu-Ketua Parlemen
Amerika Serikat (AS) secara tidak langsung memperingatkan Iran soal rencana Israel membunuh Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf saat keduanya terlibat dalam perundingan dengan AS untuk mengakhiri perang.
Informasi tersebut diungkapkan oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), dalam laporannya pada Kamis (2/7), dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika yang masih aktif maupun yang sudah tidak menjabat, yang memahami situasi tersebut.
Dilansir TRT World dan The Times of Israel, Jumat (3/7/2026), menurut laporan NYT, peringatan tersebut disampaikan secara tidak langsung oleh AS terhadap negara-negara di kawasan Timur Tengah, yang diminta untuk memperingatkan Iran mengenai rencana pembunuhan oleh Israel tersebut.
- Jet Tempur-Drone AS Hilir Mudik di Selat Hormuz, Iran Geram!
Militer Iran memprotes keras kehadiran pesawat militer Amerika Serikat (AS), baik yang berawak maupun tanpa awak, secara terus-menerus di atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menjadi titik perselisihan antara Teheran dan Washington yang berkonflik.
Teheran memperingatkan bahwa kehadiran jet tempur dan drone Washington di jalur perairan vital untuk pasokan minyak dan gas global itu mengancam keamanan kawasan.
Militer Iran juga menegaskan, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (3/7/2026), mereka akan memberikan respons yang "cepat dan tegas" terhadap setiap campur tangan AS di Selat Hormuz.
- Pertama Kali Sejak Perang, Kepala Garda Revolusi Iran Muncul Depan Publik
Kepala Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ahmad Vahidi, muncul di Teheran, ibu kota Iran untuk memberikan penghormatan terakhir di hadapan jenazah mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Menurut media Iran, ini merupakan kemunculan publik pertamanya sejak dimulainya perang Timur Tengah pada Februari lalu.
Dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/7/2026), dalam rekaman video dan foto-foto yang disiarkan oleh media Iran, Fars pada hari Jumat (3/7), Vahidi terlihat meletakkan tangannya di peti mati Khamenei dan berdoa. Sebelum ini, Vahidi dilaporkan tak pernah muncul di depan publik sejak awal perang, kemungkinan untuk menghindari pembunuhan seperti pendahulunya.
- AS Wanti-wanti Iran Tak Bikin Perubahan Apa Pun di Selat Hormuz
Amerika Serikat (AS) menyampaikan pesan yang jelas kepada Iran terkait situasi di Selat Hormuz, saat pembicaraan tidak langsung antara kedua negara selesai digelar di Doha, Qatar. Washington menegaskan penolakan terhadap perubahan apa pun yang dilakukan Teheran di jalur perairan strategis tersebut.
Menurut sejumlah sumber yang berbicara kepada media Al Arabiya, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (3/7/2026), AS telah menyampaikan kepada Iran mengenai penolakan terhadap segala perubahan pada status quo saat ini di Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menjadi titik perselisihan kedua negara.
Washington, menurut sumber-sumber yang dikutip Al Arabiya, telah menegaskan kepada Teheran bahwa perubahan apa pun di Selat Hormuz, akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan awal yang telah disepakati kedua negara.
- Momen Peti Jenazah Ayatollah Khamenei Ditampilkan, Pelayat Menangis
Peti jenazah mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya ditampilkan di depan umum, setelah almarhum meninggal dunia akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu.
Kehadiran jenazah Khamenei ini disambut oleh tangisan dan teriakan slogan-slogan keagamaan oleh para pelayat.
Tonton juga video "Trump Klaim Perundingan Nuklir dengan Iran Berjalan Baik"











































