5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 03 Jun 2026 17:21 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana (Nurul Hidayah/detikSulsel)
Kepala BGN Dadan Hindayana (Nurul Hidayah/detikSulsel)
Jakarta -

Media-media asing menyoroti pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Salah satunya adalah AFP, kantor berita internasional yang berpusat di Paris, Prancis, yang memberitakan pencopotan itu dalam sebuah artikel berjudul "Indonesian president sacks head of free meal scheme".

"Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Selasa mencopot kepala badan yang bertanggung jawab atas program makan gratis sekolah andalannya, yang telah tercoreng oleh kasus keracunan makanan massal dan tuduhan korupsi," demikian AFP mengawali laporannya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (3/6/2026):

- Geger AS Temukan Terowongan Narkoba di Perbatasan Meksiko

Otoritas Amerika Serikat (AS) menemukan terowongan canggih yang membentang di perbatasan AS dan Meksiko. Terowongan bawah tanah itu, yang berujung di sebuah toko retail di negara bagian California, disebut telah digunakan untuk menyelundupkan kokain.

Laporan para pejabat AS, seperti dilansir AFP, Rabu (3/6/2026), menyebut kokain yang diselundupkan melalui terowongan bawah tanah itu nilainya ditaksir mencapai lebih dari US$ 45 juta, atau setara Rp 807,1 miliar.

Lorong bawah tanah itu membentang dari suatu lokasi di kota Tijuana di Meksiko hingga di sebuah pintu keluar di Pelabuhan Masuk Otay Mesa, dengan panjangnya diperkirakan mencapai 590 meter, sedangkan tinggi lorong mencapai 1,4 meter.

- Lagi-lagi, Trump Sebut Kanada 'Negara Bagian ke-51'

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyebut Kanada sebagai "negara bagian ke-51". Hal ini mengingatkan kembali pada ambisi Trump untuk mencaplok Kanada dan menjadikannya negara bagian ke-51 untuk AS.

Gagasan semacam itu telah berulang kali dilontarkan Presiden AS tersebut sejak dia kembali ke Gedung Putih pada awal Januari 2025 lalu.

Seruan terbaru Trump, seperti dilansir TIME dan CTV News, Rabu (3/6/2026), disampaikan pada Senin (1/6) malam, ketika Presiden AS itu membagikan sebuah artikel dari media terkemuka AS, Bloomberg, yang menyatakan bahwa Kanada telah memasuki "resesi teknis" untuk pertama kalinya sejak tahun 2020.

- Iran Akan Gelar Upacara Pemakaman Ayatollah Khamenei selama 3 Hari

Otoritas Iran akan mengadakan upacara pemakaman kenegaraan selama tiga hari untuk mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal akibat serangan AS-Israel pada hari pertama perang Timur Tengah. Namun, tanggal pemakaman tersebut belum diumumkan.

Khamenei, yang memimpin Republik Islam tersebut selama hampir 37 tahun, wafat di rumahnya di pusat Teheran, ibu kota Iran pada 28 Februari lalu.

Upacara pemakaman kenegaraan yang awalnya direncanakan pada 4 Maret lalu telah ditunda karena perang.

- Memanas! Iran Serang Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Militer Iran melancarkan dua gelombang serangan terhadap aset-aset militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk. Militer AS mengklaim sejumlah rudal dan drone Teheran yang diluncurkan ke Kuwait dan Bahrain itu berhasil dicegat dengan segera atau gagal mengenai target.

Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, seperti dilansir TRT World, Rabu (3/6/2026), juga mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan "serangan pertahanan diri" terhadap Pulau Qeshm, pulau milik Iran yang terletak di Selat Hormuz, perairan Teluk Persia.

"Pasukan AS berhasil menaklukkan beberapa rudal balistik dan drone Iran, dan melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Pulau Qeshm sebagai tanggapan atas upaya serangan Iran di seluruh kawasan Timur Tengah," kata CENTCOM dalam pernyataannya pada Rabu (3/6) waktu setempat.

- Media Asing Soroti Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana

Media-media asing menyoroti pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Salah satunya adalah AFP, kantor berita internasional yang berpusat di Paris, Prancis, yang memberitakan pencopotan itu dalam sebuah artikel berjudul "Indonesian president sacks head of free meal scheme".

"Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Selasa mencopot kepala badan yang bertanggung jawab atas program makan gratis sekolah andalannya, yang telah tercoreng oleh kasus keracunan makanan massal dan tuduhan korupsi," demikian AFP mengawali laporannya.

"Program bernilai miliaran dolar yang sangat digembar-gemborkan ini merupakan kebijakan unggulan kampanye pemilihan Prabowo tahun 2024. Pemerintah mengatakan telah menyediakan makanan kepada lebih dari 61 juta orang hingga Maret, tetapi puluhan ribu orang jatuh sakit sejak program tersebut diluncurkan pada Januari tahun lalu," tulis AFP dalam laporannya, Rabu (3/6/2026).

Lihat Video 'Dadan Cs Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait