Geger AS Temukan Terowongan Narkoba di Perbatasan Meksiko

Geger AS Temukan Terowongan Narkoba di Perbatasan Meksiko

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 03 Jun 2026 13:30 WIB
Terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba ditemukan di perbatasan AS-Meksiko (Handout/Mexicos Secretariat of Security and Citizen Protection/AFP)
Terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba ditemukan di perbatasan AS-Meksiko (Handout/Mexico's Secretariat of Security and Citizen Protection/AFP)
California -

Otoritas Amerika Serikat (AS) menemukan terowongan canggih yang membentang di perbatasan AS dan Meksiko. Terowongan bawah tanah itu, yang berujung di sebuah toko retail di negara bagian California, disebut telah digunakan untuk menyelundupkan kokain.

Laporan para pejabat AS, seperti dilansir AFP, Rabu (3/6/2026), menyebut kokain yang diselundupkan melalui terowongan bawah tanah itu nilainya ditaksir mencapai lebih dari US$ 45 juta, atau setara Rp 807,1 miliar.

Lorong bawah tanah itu membentang dari suatu lokasi di kota Tijuana di Meksiko hingga di sebuah pintu keluar di Pelabuhan Masuk Otay Mesa, dengan panjangnya diperkirakan mencapai 590 meter, sedangkan tinggi lorong mencapai 1,4 meter.

Terowongan bawah tanah itu disebut berada di kedalaman 16,8 meter dari permukaan tanah.

Para penyidik AS mengatakan bahwa terowongan bawah tanah itu memiliki dinding yang diperkuat, sistem rel dan ventilasi, pasokan listrik, dan diakses dengan menggunakan lift hidrolik.

Video yang dirilis Departemen Kehakiman AS menunjukkan tangga beton yang tampaknya dibangun dengan baik menuju ke terowongan bawah tanah, yang tampak dipahat dari batu dan memiliki lantai beton.

Para penyidik narkoba federal dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) disebut menghabiskan waktu berbulan-bulan mengamati pergerakan orang-orang di sekitar toko retail bernama "Buy 4 Less" di sisi perbatasan AS.

Ketika para penyidik DHS itu melakukan penggerebekan, mereka menemukan kokain dengan berat mencapai lebih dari 1.000 kilogram, yang diyakini telah diangkut melalui terowongan bawah tanah itu dan dimuat ke dalam sejumlah truk.

"Organisasi kriminal terus mencari cara untuk mengeksploitasi perbatasan kita, tetapi mereka meremehkan tekad dari para pria dan wanita yang melindunginya. Temuan terowongan ini merupakan bukti kemitraan kuat kami dan komentar teguh penegak hukum di kedua sisi perbatasan," kata kepala agen patroli Otoritas Patroli Perbatasan AS sektor San Diego, Justin De La Torre.

Sedikitnya empat orang -- dua orang dari San Diego dan dua orang lainnya dari Meksiko -- telah didakwa sehubungan dengan dugaan impor narkoba.

Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa sebanyak 99 terowongan bawah tanah telah ditemukan di distrik selatan California sejak tahun 1993. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 terowongan di antaranya dianggap mutakhir.

Terakhir kali terowongan operasional ditemukan di area tersebut adalah pada tahun 2022 lalu.

Tonton juga video: Terowongan Peninggalan Perang Dunia II di London akan Jadi Tempat Wisata

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait