5 Berita Terpopuler Internasional

5 Berita Terpopuler Internasional

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2026 17:52 WIB
Menhan Amerika Serikat Pete Hegseth (Foto: REUTERS/Ken Cedeno Purchase Licensing Rights)
Menhan Amerika Serikat Pete Hegseth (Foto: REUTERS/Ken Cedeno Purchase Licensing Rights)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki persediaan senjata yang lebih dari cukup dan "lebih dari mampu" untuk melanjutkan perang dengan Iran.

Hal itu disampaikannya di forum KTT pertahanan Asia yang digelar di Singapura pada hari Sabtu (30/5).

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (30/5/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Menhan AS Khawatirkan Peningkatan Militer China

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Pete Hegseth mendesak sekutu-sekutu AS di Asia untuk meningkatkan pengeluaran militer guna melawan kekuatan China yang semakin meningkat dan mencegah dominasinya di kawasan tersebut. Dia memperingatkan adanya "kekhawatiran yang beralasan" atas peningkatan militer yang pesat tersebut.

Hegseth, berbicara di forum Dialog Shangri-La di Singapura, mengatakan bahwa jaringan sekutu yang lebih kuat dan mandiri sangat penting untuk mencegah agresi dan menjaga keseimbangan kekuatan.

- AS Serang Kapal Penyelundup Narkoba di Pasifik Timur, 3 Orang Tewas

Militer Amerika Serikat melakukan serangan mematikan terhadap sebuah kapal di Pasifik Timur, dan menewaskan tiga orang.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2026), ini adalah serangan mematikan ketiga dalam seminggu terakhir, sehingga jumlah total korban tewas menjadi setidaknya 198 orang -- menurut perhitungan AFP -- sejak pemerintahan Trump memulai serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba pada bulan September tahun lalu.

Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Komando Selatan AS mengatakan "kapal tersebut sedang melintasi rute perdagangan narkoba yang dikenal di Pasifik Timur dan terlibat dalam operasi perdagangan narkoba."

- Hasil Pemeriksaan Medis Trump: Kesehatan Prima, Berat Badan Harus Turun

Dokter kepresidenan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pemimpin AS itu dalam "kondisi kesehatan prima", tetapi menyarankan agar ia menurunkan berat badan (BB). Demikian menurut memo yang dirilis Jumat (29/5) waktu setempat setelah Trump yang berusia 79 tahun, menjalani pemeriksaan medis rutin.

"Presiden Trump tetap dalam kondisi kesehatan prima, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik yang secara keseluruhan kuat," kata dokter Trump, Kapten Angkatan Laut AS Sean Barbabella.

- Memanas, Drone Ukraina Hantam Kapal Tanker-Depot Minyak di Rusia

Serangan drone Ukraina menghatam sebuah kapal tanker di pelabuhan Taganrog, Rusia, dan menghantam depot minyak di kota Armavir, Rusia. Demikian disampaikan otoritas di wilayah Rostov dan Krasnodar, Rusia selatan pada hari Sabtu (30/5).

Dilansir media Al Arabiya, Sabtu (30/5/2026), gubernur wilayah Rostov, Yury Slyusar, menuliskan di Telegram, bahwa kebakaran di kapal tanker dan di pelabuhan Taganrog - sebuah kota dengan sekitar 240.000 penduduk - telah dipadamkan, tanpa adanya tumpahan minyak yang dilaporkan. Dia mengatakan bahwa dua orang terluka dalam serangan itu.

Walikota kota tersebut, Svetlana Kambulova, mengatakan bahwa keadaan darurat lokal, yang diberlakukan pada 27 Mei, telah diperpanjang.

- AS Bilang Lebih dari Mampu untuk Perang Lagi dengan Iran

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki persediaan senjata yang lebih dari cukup dan "lebih dari mampu" untuk melanjutkan perang dengan Iran.

Hal itu disampaikannya di forum KTT pertahanan Asia, Dialog Shangri-La yang digelar di Singapura pada hari Sabtu (30/5).

"Kemampuan kami untuk memulai kembali jika perlu adalah (bahwa) kami lebih dari mampu, persediaan kami lebih dari cukup untuk itu, baik di sana maupun di seluruh dunia karena bagaimana kami menyeimbangkan amunisi yang sangat baik dan lebih banyak," kata Hegseth seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2026).

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait