Menhan AS Khawatirkan Peningkatan Militer China

Menhan AS Khawatirkan Peningkatan Militer China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2026 16:23 WIB
Menhan Amerika Serikat Pete Hegseth (Foto: REUTERS/Yves Herman Purchase Licensing Rights)
Menhan Amerika Serikat Pete Hegseth (Foto: REUTERS/Yves Herman Purchase Licensing Rights)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Pete Hegseth mendesak sekutu-sekutu AS di Asia untuk meningkatkan pengeluaran militer guna melawan kekuatan China yang semakin meningkat dan mencegah dominasinya di kawasan tersebut. Dia memperingatkan adanya "kekhawatiran yang beralasan" atas peningkatan militer yang pesat tersebut.

Hegseth, berbicara di forum Dialog Shangri-La di Singapura, mengatakan bahwa jaringan sekutu yang lebih kuat dan mandiri sangat penting untuk mencegah agresi dan menjaga keseimbangan kekuatan.

"Ada kekhawatiran yang beralasan mengenai peningkatan militer China yang bersejarah dan perluasan aktivitas militernya di kawasan ini dan sekitarnya," katanya di forum utama Asia untuk para pemimpin pertahanan, militer, dan diplomat tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasifik yang didominasi oleh hegemon mana pun akan mengacaukan keseimbangan kekuatan regional," kata Hegseth. "Tidak ada negara, termasuk China, yang dapat memaksakan hegemoni dan mempertanyakan keamanan atau kemakmuran bangsa kita dan sekutu kita," cetusnya.

Kepala Pentagon itu mengatakan bahwa AS mengharapkan sekutu dan mitra Asianya untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 3,5% dari PDB seiring dengan janji investasi sebesar US$1,5 triliun untuk militernya.

Hegseth menekankan bahwa sekutu menginginkan stabilitas, bukan eskalasi.

"Apa yang mereka inginkan, dan apa yang diberikan Amerika Serikat, adalah kekuatan yang disiplin, tekad yang teguh, dan kepemimpinan yang cukup percaya diri untuk berbicara dan bertindak dengan lembut sambil membawa tongkat besar," ujar Menhan AS itu.

Hegseth juga menyampaikan nada yang terukur tentang hubungan AS-China. Dia mengatakan bahwa hubungan tersebut "lebih baik daripada yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir," dengan keterlibatan militer-ke-militer yang lebih sering membantu mengelola ketegangan.

"Kami lebih sering bertemu dengan rekan-rekan kami dari China dengan menjaga jalur komunikasi militer-ke-militer yang terbuka," tandasnya.

Simak juga Video: Pimpin China Periode Ketiga, Xi Jinping Ingin Perkuat Militer China

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait