Dokter kepresidenan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pemimpin AS itu dalam "kondisi kesehatan prima", tetapi menyarankan agar ia menurunkan berat badan (BB). Demikian menurut memo yang dirilis Jumat (29/5) waktu setempat setelah Trump yang berusia 79 tahun, menjalani pemeriksaan medis rutin.
"Presiden Trump tetap dalam kondisi kesehatan prima, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik yang secara keseluruhan kuat," kata dokter Trump, Kapten Angkatan Laut AS Sean Barbabella.
"Konseling pencegahan telah diberikan, termasuk panduan tentang diet, rekomendasi untuk mengonsumsi aspirin dosis rendah, peningkatan aktivitas fisik, dan penurunan berat badan yang berkelanjutan," imbuhnya, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memo tiga halaman tersebut memberikan gambaran umum tentang pemeriksaan fisik dan pengujian diagnostik Trump yang dilakukan di Rumah Sakit Walter Reed Medical di dekat Washington pada hari Selasa lalu.
Barbabella mengatakan Trump "sepenuhnya layak untuk menjalankan semua tugas Panglima Tertinggi dan Kepala Negara."
Trump, yang akan berusia 80 tahun bulan depan, mengonsumsi tiga obat, dua di antaranya ditujukan untuk mengontrol kolesterol dan yang ketiga adalah aspirin untuk "pencegahan penyakit jantung."
Dengan tinggi 191 cm, berat badan Trump meningkat menjadi 108 kilogram dari berat badannya yang diumumkan secara publik sebesar 101,6 kilogram pada pemeriksaan medis tahunan terakhirnya pada April tahun lalu.
Pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan medis ketiga Trump sejak kembali menjabat tahun lalu. Pemeriksaan ini dilakukan menyusul spekulasi yang meningkat tentang masalah kesehatan, termasuk memar di tangannya dan tampak mengantuk selama pertemuan.
"Pemeriksaan punggung tangan menunjukkan ekimosis (memar), yang konsisten dengan iritasi jaringan lunak ringan terkait dengan seringnya berjabat tangan dalam konteks penggunaan aspirin untuk pencegahan penyakit jantung," demikian memo tersebut mengenai tangan Trump yang memar.
Lihat juga Video: Ada Ruam Merah di Leher Trump, Kenapa Tuh?










































