5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 26 Mei 2026 17:28 WIB
Kerbau albino mirip Donald Trump viral di Bangladesh menjelang Idul Adha (Foto: AFP)
Kerbau albino mirip Donald Trump viral di Bangladesh menjelang Idul Adha (Foto: AFP)
Jakarta -

Seekor kerbau albino langka dengan rambut pirang panjang telah menjadi selebriti tak terduga di Bangladesh menjelang hari raya Idul Adha. Keberadaan kerbau albino yang dijuluki "Donald Trump" karena mirip dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu, menarik banyak pengunjung yang penasaran.

Kerbau dengan bobot hampir 700 kilogram itu, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5/2026), dijuluki "Donald Trump" karena rambut berwarna pirang di dahinya -- sebuah ciri yang menurut banyak orang mencerminkan gaya rambut khas Presiden AS tersebut.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (26/5/2026):

- Garda Revolusi Iran Klaim Tembak Jatuh Drone Pengintai AS

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pasukannya telah menembak jatuh sebuah drone pengintai Amerika Serikat (AS). IRGC juga mengklaim telah melepas tembakan ke arah sebuah pesawat militer AS yang terdeteksi memasuki wilayah udara Iran.

"Unit pertahanan udara Korps Garda Revolusi Islam... mengidentifikasi dan menembak jatuh sebuah drone MQ-9," kata IRGC dalam pernyataannya via situs web Sepah News yang mereka kelola, seperti dilansir AFP, Selasa (26/5/2026).

Drone MQ-9 Reaper buatan AS merupakan drone bersenjata yang digunakan Angkatan Udara AS dan Pentagon. Drone jenis ini bertindak sebagai "pemburu-pembunuh" utama untuk pengumpulan intelijen, pengintaian, dan operasi serangan presisi.

- Menlu AS: Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi dengan Cara Apapun

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa Selat Hormuz yang diblokade Iran akan dibuka kembali "dengan cara apa pun". Hal ini disampaikannya setelah serangan baru AS terhadap Iran menimbulkan keraguan pada kesepakatan untuk mengakhiri perang Timur Tengah.

"Selat itu harus dibuka. Selat itu akan dibuka dengan cara apa pun, jadi selat itu harus dibuka," kata Rubio kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke India.

"Apa yang terjadi di sana melanggar hukum, ilegal, tidak berkelanjutan bagi dunia, tidak dapat diterima," imbuhnya, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/5/2026).

- Mojtaba Khamenei Bilang Timteng Tak Akan Lagi Jadi Perisai Pangkalan AS

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa negara-negara di kawasan Timur Tengah (Timteng) tidak akan lagi menjadi perisai bagi pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat. Hal itu disampaikannya dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran pada hari Selasa (26/5/2026).

"Yang pasti dalam hal ini adalah bahwa waktu tidak akan berputar mundur, dan bangsa-bangsa serta wilayah-wilayah di kawasan itu tidak akan lagi berfungsi sebagai perisai bagi pangkalan Amerika," kata Khamenei, dalam sebuah pesan yang menandai hari raya Idul Adha, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/5/2026).

Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat, "selain tidak lagi memiliki tempat aman di kawasan itu untuk agresi dan pendirian pangkalan militer, juga semakin menjauh dari posisi sebelumnya setiap harinya".

- AS-Israel Disebut Ingin Kuasai Masjid Al-Aqsa, Bubarkan Wakaf Islam

Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan "secara aktif berupaya" mencabut hak perwalian historis Yordania atas kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Kedua negara yang bersekutu itu disebut sedang mengupayakan pengaturan baru yang akan membuat pengelolaan situs suci Islam itu selaras dengan kepentingan Israel.

Laporan tersebut disampaikan oleh media Middle East Eye (MEE) yang mengutip sejumlah sumber dari kalangan pejabat AS, Yordania, dan Palestina, serta sumber-sumber dari negara Barat dan negara Teluk.

Menurut sumber-sumber tersebut, seperti dilansir Middle East Eye, Selasa (26/5/2026), rencana semacam itu didukung oleh Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump yang tidak memiliki peran resmi dalam pemerintahan, dan Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee -- pendukung Israel sejak lama.

- Penampakan Kerbau Albino 'Donald Trump' yang Bikin Heboh Bangladesh

Seekor kerbau albino langka dengan rambut pirang panjang telah menjadi selebriti tak terduga di Bangladesh menjelang hari raya Idul Adha. Keberadaan kerbau albino yang dijuluki "Donald Trump" karena mirip dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu, menarik banyak pengunjung yang penasaran.

Kerbau dengan bobot hampir 700 kilogram itu, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5/2026), dijuluki "Donald Trump" karena rambut berwarna pirang di dahinya -- sebuah ciri yang menurut banyak orang mencerminkan gaya rambut khas Presiden AS tersebut.

Kerbau albino ini dibesarkan di sebuah peternakan di distrik Narayanganj, dekat ibu kota Dhaka.

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait