Muncul dorongan agar program makan siang gratis diberlakukan secara nasional di sekolah-sekolah Australia. Program serupa saat ini baru berlaku secara universal di sekolah-sekolah yang ada di negara bagian Tasmania.
Australia, seperti dilansir abc.net.au, Selasa (5/5/2026), merupakan salah satu dari sedikit negara berpenghasilan tinggi di dunia, yang para siswanya tidak mendapatkan makanan gratis setiap hari di sekolah.
Di tengah tekanan biaya hidup yang meningkat, sebuah program nirlaba di Tasmania telah menyediakan sekitar 21.500 makan siang sehat dan matang kepada para siswa setiap minggunya.
Didirikan oleh Julie Dunbabin pada tahun 2020, program makan siang School Food Matters telah melayani 60 sekolah negeri di seluruh negara bagian Tasmania. Makan siang gratis di sekolah-sekolah itu sebagian besar didanai oleh pemerintah Tasmania.
Dunbabin ingin melihat program tersebut diperluas dengan peluncuran secara nasional di Australia. "Itulah impiannya dan itulah yang akan kami serukan untuk ditindaklanjuti pada akhirnya," ucapnya.
"Apa yang telah dilakukan Tasmania adalah mengembangkan model peran yang sangat kuat (bagi negara bagian lainnya) untuk ditiru," cetus Dunbabin.
Dikatakan oleh Dunbabin bahwa program tersebut telah memberikan peningkatan anekdot dalam perilaku para siswa, tingkat kehadiran, dan koneksi sosial, dengan penelitian lebih mendalam sedang dilakukan.
Setiap makanan yang disediakan program School Food Matters membutuhkan biaya sekitar AU$ 10 (Rp 124 ribu) untuk disiapkan, yang mencakup bahan-bahan, pengiriman, staf, dan peralatan. Selama dua tahun terakhir, pemerintah Tasmania menginvestasikan sekitar AU$ 14,6 juta (Rp 182 miliar) untuk program makan siang gratis di sekolah.
(nvc/nvc)