Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, akan segera meninggalkan kawasan Timur Tengah dalam "beberapa hari ke depan". Pergerakan terbaru ini dilakukan saat perundingan damai antara AS dan Iran terhenti.
USS Gerald R. Ford, salah satu dari tiga kapal induk AS yang dikerahkan ke kawasan Timur Tengah, disebut akan kembali ke pangkalannya di AS.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (30/4/2026):
- Trump Ingatkan Blokade Iran Bisa Berbulan-bulan, Harga Minyak Meroket
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran bahwa blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Peringatan Trump ini langsung membuat harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Pernyataan tersebut, seperti dilansir AFP dan TRT World, Kamis (30/4/2026), disampaikan Trump dalam pertemuan tertutup dengan para pejabat eksekutif perusahaan minyak AS yang digelar di Gedung Putih pada Selasa (28/4) waktu setempat. Pertemuan itu pertama kali dilaporkan oleh media AS, Axios.
Dalam pertemuan tersebut, Trump berpendapat bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran lebih efektif daripada pengeboman. Teheran terus menuntut Washington mencabut blokade sebelum mencapai kesepakatan apa pun.
- Presiden Iran Tegaskan Blokade AS Pasti Akan Gagal
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan memperparah gangguan di kawasan Teluk, dan akan gagal mencapai tujuannya.
"Setiap upaya untuk memberlakukan blokade atau pembatasan maritim bertentangan dengan hukum internasional... dan pasti gagal," kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut "tidak hanya akan gagal meningkatkan keamanan regional, tetapi sebenarnya merupakan sumber ketegangan dan gangguan terhadap stabilitas yang langgeng di Teluk Persia".
- Kesal, Trump Berniat Pangkas Pasukan AS di Jerman
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah pasukannya di Jerman. Ini disampaikannya di tengah perselisihan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengenai perang Iran.
(ita/ita)