22 WN China di Labuan Bajo Tertipu Travel Bodong, Pria Bekasi Jadi Tersangka

22 WN China di Labuan Bajo Tertipu Travel Bodong, Pria Bekasi Jadi Tersangka

Ambrosius Ardin - detikNews
Kamis, 13 Agu 2026 17:33 WIB
Ilustrasi Penipuan
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Manggarai Barat -

Pemilik travel agent bodong berinisial SO (33) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menipu dan menggelapkan uang Rp 244,2 juta milik pengusaha pariwisata asal Kanada. Uang tersebut sedianya digunakan untuk membiayai paket wisata premium bagi 22 wisatawan asal China.

SO adalah warga asal Bekasi, Jawa Barat, yang berdomisili di Labuan Bajo. Dia menipu LN (56), warga negara (WNA) asal Kanada pemegang izin usaha agensi LeBali International Tour, yang berdomisili di Bali.

"Dalam pemeriksaan, SO telah mengakui seluruh perbuatannya secara kooperatif. Seluruh uang milik korban telah habis digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi, sehingga operasional dan sewa kapal sama sekali tidak terbayar," kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi, dilansir detikBali, Rabu (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi penipuan ini bermula pada pertengahan Juli 2026. Saat itu, LN tengah mencari ketersediaan kapal pinisi untuk melayani rombongan wisatawan yang dijadwalkan berlayar ke kawasan Taman Nasional Komodo pada 8-10 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SO, yang mengoperasikan travel agent bodong bernama Danke Adventure, kemudian merespons unggahan pencarian kapal LN di grup WhatsApp publik 'Labuan Bajo Agen To Agen'.

"SO meyakinkan korban bahwa Kapal Phinisi KM Seven Angel dalam posisi siap untuk tanggal yang diminta. Agar makin meyakinkan, SO juga menerbitkan rincian tagihan (invoice) resmi lengkap dengan komponen PPN 11 persen," jelas Lufthi.

Terbujuk oleh profesionalisme semu tersebut, korban mentransfer uang secara bertahap sebanyak tiga kali dalam rentang waktu 30 Juli-4 Agustus 2026 hingga genap berjumlah Rp 244,2 juta.

"Dana ratusan juta rupiah tersebut disetorkan untuk paket wisata premium, termasuk sewa kapal KM. Seven Angel selama 3 hari 2 malam serta biaya masuk TNK," jelas Lufthi

Kejahatan SO mulai terbongkar menjelang jadwal kedatangan rombongan wisatawan asal China tersebut. Pada Selasa (4/8/2026), pascapembayaran lunas 100 persen, korban sempat meminta klarifikasi terkait isu penutupan sementara pelayaran di perairan Labuan Bajo. Saat itu, SO tetap berbohong dan menjamin pelayaran aman terkendali.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga Video: Ribuan Orang Tertipu Travel Umrah Asal Brondong Lamongan, Kerugian Rp 18 M

(idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini