1 Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Lebanon Selatan

1 Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Lebanon Selatan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 27 Apr 2026 05:20 WIB
Israeli soldiers patrol an area near the northern kibbutz of Kfar Blum close to the border with Lebanon after Hezbollah said its fighters carried out an aerial attack with two drones against an Israeli air defense system site in the border region on
Ilustrasi/tentara Israel (Foto: dok. AFP)
Yerusalem -

Militer Israel mengatakan bahwa seorang tentara tewas di Lebanon selatan saat gencatan senjata yang telah berlaku sejak pertengahan April. Beberapa tentara lainnya terluka.

Dilansir AFP, Senin (27/4/2026), militer Israel mengatakan Sersan Idan Fooks (19 tahun), meninggal "selama pertempuran" di Lebanon selatan. Sementara "seorang perwira dan tiga tentara lainnya terluka parah, bersama dengan seorang tentara yang terluka sedang dan seorang tentara yang terluka ringan.".

Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, yang baru-baru ini diperpanjang, Israel berhak untuk menanggapi "serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung". Israel telah menyerang apa yang disebutnya sebagai target Hizbullah di Lebanon selatan hampir setiap hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

14 Orang Tewas Akibat Serangan Israel

Sebelumnya, media resmi Lebanon mengatakan militer Israel mulai menyerang wilayah selatan negara itu setelah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk tujuh lokasi. Serangan terjadi meskipun ada gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Seperti dilansir AFP, Senin (27/4), Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah melaporkan "Pesawat tempur Israel melancarkan serangan" di Kfar Tibnit, salah satu lokasi yang termasuk dalam peringatan tersebut. Laporan menambahkan bahwa ada laporan korban jiwa.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan sebanyak 14 orang tewas dalam serangan itu. Kementerian mengatakan korban tewas termasuk dua wanita dan dua anak. Sebanyak 37 orang lainnya terluka.

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini