Gus Kikin Sudah Perkenalkan Pengurus Baru PBNU ke Prabowo

Gus Kikin Sudah Perkenalkan Pengurus Baru PBNU ke Prabowo

Adhfar Aulia - detikNews
Kamis, 01 Okt 2026 00:04 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (Adhfar/detik)
Foto: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (Adhfar/detik)
Jakarta -

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengungkap dirinya sudah memperkenalkan pengurus baru PBNU periode 2026-2031 kepada Presiden Prabowo Subianto. Para pengurus tersebut, kata dia, diperkenalkan tadi siang di Istana Negara.

"Sudah, tadi sudah," kata Gus Kikin kepada wartawan di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Kikin menyebut pertemuan itu juga digelar untuk bersilaturahmi. Pertemuan digelar dengan melibatkan sejumlah pengurus PBNU.

"Ada, kita bersilaturahmi. Dari akhir daripada penyusunan struktur dari Nahdlatul Ulama itu kemudian kita bersilaturahmi," katanya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Gus Kikin mengungkap tidak ada pesan khusus dari Prabowo. Dia menegaskan pertemuan digelar untuk membangun persatuan.

"Pesan Presiden nggak ada yang khusus. Ya kita memang membangun persatuan dan ya memang itulah yang akan kita lakukan," katanya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan nama pengurus struktur organisasi periode 2026-2031. PBNU menunjuk 210 orang sebagai pengurus pada periode ini.

"Yang sekarang total semuanya 210 orang. Mengalami kenaikan sebesar 21 orang," kata Gus Kikin dalam sambutan pengumuman kepengurusan PBNU di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9).

Gus Kikin menyebut hal itu dimaksudkan agar adanya pemerataan dari semua jajaran. Pengurus, menurutnya, terdiri atas beberapa unsur dari berbagai organisasi internal PBNU.

"Ini dimaksudkan kita ingin ada apa, pemerataan. Pemerataan dari semua jajaran, dari generasi-generasi yang awal sampai akhir, kemudian dari seluruh jajaran-jajaran lembaga-lembaga yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama, itu ada IPNU, IPPNU, maupun Ansor, itu kita seimbangkan sehingga semuanya kira-kira kurang lebih kita dari tiga unsur itu ditambah dengan unsur-unsur yang lain itu kita seimbang semuanya," kata Gus Kikin.

(dek/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini