Ukraina dan Rusia kembali saling melancarkan serangan drone setelah gencatan senjata Paskah Ortodoks, yang berlangsung selama 32 jam, berakhir. Gencatan senjata singkat itu diwarnai tuduhan pelanggaran massal oleh kedua negara.
Angkatan Udara Ukraina, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (13/4/2026), melaporkan bahwa Rusia meluncurkan 98 drone tempur di wilayahnya. Sebanyak 87 drone di antaranya berhasil ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Ukraina.
Sebuah fasilitas infrastruktur terkena serangan di bagian tengah-timur Dnipropetrovsk, Ukraina. Informasi mengenai korban jiwa sedang diklarifikasi otoritas setempat.
Sementara itu, Rusia melaporkan bahwa "pada 13 April, pasukan pertahanan udara yang bertugas mencegat dan menghancurkan 33 pesawat tanpa awak Ukraina".
Pekan lalu, Kyiv dan Moskow sepakat untuk mematuhi gencatan senjata, yang berlangsung sejak Sabtu (11/4) sore, pukul 16.00 waktu setempat, hingga Minggu (12/4) waktu setempat.
Namun, seperti halnya kesepakatan serupa tahun lalu, hanya ketenangan relatif yang terjadi di garis depan pertempuran sepanjang 1,200 kilometer.
(nvc/ita)