Gencatan Senjata Paskah Berakhir, Ukraina-Rusia Saling Serang Lagi

Gencatan Senjata Paskah Berakhir, Ukraina-Rusia Saling Serang Lagi

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 13 Apr 2026 15:43 WIB
Serangan drone Rusia di wilayah Ukraina (dok. Reuters)
Serangan drone Rusia di wilayah Ukraina (dok. Reuters)
Kyiv -

Ukraina dan Rusia kembali saling melancarkan serangan drone setelah gencatan senjata Paskah Ortodoks, yang berlangsung selama 32 jam, berakhir. Gencatan senjata singkat itu diwarnai tuduhan pelanggaran massal oleh kedua negara.

Angkatan Udara Ukraina, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (13/4/2026), melaporkan bahwa Rusia meluncurkan 98 drone tempur di wilayahnya. Sebanyak 87 drone di antaranya berhasil ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Ukraina.

Sebuah fasilitas infrastruktur terkena serangan di bagian tengah-timur Dnipropetrovsk, Ukraina. Informasi mengenai korban jiwa sedang diklarifikasi otoritas setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Rusia melaporkan bahwa "pada 13 April, pasukan pertahanan udara yang bertugas mencegat dan menghancurkan 33 pesawat tanpa awak Ukraina".

Pekan lalu, Kyiv dan Moskow sepakat untuk mematuhi gencatan senjata, yang berlangsung sejak Sabtu (11/4) sore, pukul 16.00 waktu setempat, hingga Minggu (12/4) waktu setempat.

Namun, seperti halnya kesepakatan serupa tahun lalu, hanya ketenangan relatif yang terjadi di garis depan pertempuran sepanjang 1,200 kilometer.

Militer Ukraina melaporkan bahwa pihaknya telah mencatat lebih dari 10.000 pelanggaran oleh militer Rusia, dengan sebagian besar berupa bentrokan di garis depan pertempuran, selama gencatan senjata diberlakukan.

Namun, Kyiv juga mengatakan bahwa "selama periode gencatan senjata yang diumumkan, tidak ada serangan rudal, serangan udara, atau serangan drone (tipe Shahed/Gerbera) yang tercatat".

Sedangkan Kementerian Pertahanan Rusia menuduh Kyiv telah melakukan hampir 2.000 pelanggaran gencatan senjata.

Lihat juga Video 'Zelensky Dukung AS-Israel yang Serang Iran':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait