Profil SEAL Team Six, Tim Elit Operasi Rahasia Penyelamat Pilot AS di Iran

Profil SEAL Team Six, Tim Elit Operasi Rahasia Penyelamat Pilot AS di Iran

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 07 Apr 2026 11:06 WIB
Navy Seal Team Six
Foto: Navy Seal Team Six (Reuters)
Jakarta -

Pasukan militer Amerika Serikat (AS) berhasil menyelamatkan pilot jet tempur AS yang sempat hilang usai ditembak Iran. Misi penyelamatan ini dilakukan oleh pasukan komando AS Navy SEAL, khususnya Navy SEAL Team Six. Navy SEAL Team Six ini dikenal pernah melakukan misi perburuan pendiri Al Qaeda, Osama bin Laden.

Dilansir BBC, SEAL adalah bagian dari Komando Operasi Khusus Angkatan Laut. SEAL juga komponen maritim dari Komando Operasi Khusus AS, yang kerap dikerahkan di seluruh dunia dalam operasi untuk melindungi kepentingan AS.

Terdapat total 2.500 anggota SEAL. Mereka berasal dari angkatan laut, udara dan darat. Namun, keahlian khusus mereka dalam beroperasi di airlah yang membuat mereka paling dikenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Navy SEAL Team Six adalah tim elit SEAL. Tim ini berisi para personel militer yang dilatih secara khusus untuk melakukan operasi rahasia. Navy SEAL Team Six berada di bawah kelompok pengembangan perang khusus AL AS atau US Navy's Special Warfare Development Group (Devgru).

Navy SEAL Team Six mempunyai misi yang sangat beragam. Beberapa di ataranya meliputi pertempuran, misi anti-terorisme hingga penyelamatan sandera. Salah satu anggota SEAL mengakui bahwa Navy SEAL Team Six ini berisi orang-orang dengan kegigihan seperti kuda pacuan.

"Orang-orang ini adalah kuda pacuan Amerika," kata Don Shipley pada wawancara 25 Januari 2012.

"Mereka adalah orang-orang terbaik yang dimiliki Amerika. Orang biasa yang berjalan di jalanan tidak memiliki kemampuan seperti itu," lanjut pria yang menghabiskan dua dekade di Angkatan Laut sebagai anggota SEAL.

Selain itu, tim ini juga diisi oleh orang-orang dengan penglihatan tajam dan kecerdasan di atas rata-rata. Tim elit ini juga sangat tahan dengan banyak tekanan.

"Orang-orang yang menjadi SEAL memiliki penglihatan yang tajam, kecerdasan di atas rata-rata, dan secara genetik dirancang untuk menahan banyak tekanan, menerima banyak benturan. Mereka adalah orang-orang yang memenuhi syarat untuk masuk, tetapi orang-orang yang akhirnya keluar adalah kuda pacuan, mereka seperti kuda balap."

Misi Perburuan Osama bin Laden

Misi yang paling dikenal dari Navy SEAL Team Six adalah misi perburuan pendiri Al-Qaeda, Osama bin Laden pada 2011 di Abbottabad, Pakistan.

Perburuan terhadap Bin Laden telah direncanakan selama bertahun-tahun. Namun, bagi Navy SEAL Team Six hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk dieksekusi.

Setelah baku tembak singkat, lima orang tewas, termasuk Osama Bin Laden. Pasukan AS pun bisa kembali tanpa korban tewas.

Selamatkan Pilot Jet AS yang Ditembak Iran

Terbaru tim elit ini berhasil menyelamatkan pilot jet tempur AS yang hilang usai ditembak Iran. Penyelamatan dilakukan setelah proses operasi pencarian.

Dilansir AFP, Al Arabiya, dan BBC, Selasa (7/4/2026), angkatan bersenjata Iran sebelumnya menembak jatuh setidaknya dua jet tempur dan tiga drone serta dua rudal jelajah pada hari Jumat (3/4). Iran menyebutnya sebagai "hari kelam" bagi angkatan udara Amerika Serikat dan Israel.

Pada Minggu (5/4/2026), Presiden AS Donald Trump mengklaim pihaknya berhasil menyelamatkan anggota militer Amerika Serikat (AS) yang hilang sejak Iran menembak jatuh jet tempur. AS telah mengerahkan puluhan pesawat untuk melakukan operasi penyelamatan.

Trump mengatakan, bahwa militer AS telah "melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS, untuk salah satu perwira awak pesawat kita yang luar biasa, yang juga merupakan seorang Kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa sekarang dia SELAMAT dan SEHAT!"

Laporan media terkemuka AS, New York Times (NYT), yang mengutip seorang pejabat Washington yang tidak disebut namanya, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Senin (6/4/2026), menyebutkan bahwa Komando Navy SEAL Team Six ditugaskan untuk mengevakuasi pilot tersebut.

Pilot AS tersebut, yang merupakan seorang perwira sistem senjata, mengalami luka-luka setelah melontarkan diri dari jet tempur, tetapi masuk bisa berjalan. Menurut laporan media Axios yang mengutip seorang pejabat AS, penerbang AS itu menghindari penangkapan di area pegunungan Iran selama lebih dari sehari.

Penerbang yang tidak disebut namanya itu, menurut laporan NYT, dilengkapi dengan pistol, suar, dan perangkat komunikasi aman untuk berkoordinasi dengan tim penyelamat.

Pasukan komando AS yang mendekati penerbang itu, menurut NYT dalam laporannya, melepaskan tembakan untuk menjauhkan pasukan militer Iran dari lokasi penyelamatan.

Tonton juga video "Iran Bantah Klaim Trump, Sebut Misi Penyelamatan Pilot AS Gagal"

Halaman 2 dari 2
(rdp/imk)


Berita Terkait