×
Ad

Ultimatum 48 Jam dari Trump Dibalas 'Ancaman Bodoh' oleh Iran

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Apr 2026 07:59 WIB
Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta -

Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Peringatan dari Presiden Amerika Serikat (AS) itu diabaikan Iran sambil menyebutnya sebagai ancaman bodoh.

Ancaman Trump itu disampaikan di platform Truth Social miliknya, seperti dilansir AFP, Sabtu (4/4/2026). Trump mewanti-wanti Teheran akan menghadapi 'neraka' jika tidak mau membuat kesepakatan.

"Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk MEMBUAT KESEPAKATAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ," tulis Trump.

"Waktu hampir habis, 48 jam sebelum semua Neraka akan menimpa mereka," kata Trump.

Mulanya Trump mengancam pada 21 Maret untuk 'menghancurkan' pembangkit listrik Iran, dimulai dengan yang terbesar di negara itu, "jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM."

Namun, dua hari kemudian, ia mengatakan bahwa 'percakapan yang sangat baik dan produktif' sedang dilakukan dengan otoritas Iran. Dia kemudian menunda serangan terhadap pembangkit listrik selama lima hari.

Ia kemudian kembali menunda tenggat waktu tersebut, hingga berakhir pada pukul 20.00 Senin (00.00 GMT Selasa) mendatang.

Para ahli mengatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi sipil dapat dianggap sebagai kejahatan perang.

Balasan Iran

Komando militer pusat Iran mengabaikan ancaman Donald Trump yang akan menghancurkan infrastruktur vital negara itu jika Iran tidak menerima kesepakatan perdamaian dan membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Iran mengejek balik Trump.

Dilansir AFP, Minggu (5/4), Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi, dalam sebuah pernyataan dari Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan ancaman Trump adalah "tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh".

Dia juga menanggapi bahasa religius yang digunakan Trump dalam unggahan media sosialnya itu. Aliabadi memperingatkan bahwa "makna sederhana dari pesan ini adalah bahwa pintu neraka akan terbuka untuk Anda".




(knv/fas)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork