Trump Ngeluh NATO Sama Sekali Tak Bantu AS Lawan Iran

Trump Ngeluh NATO Sama Sekali Tak Bantu AS Lawan Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 27 Mar 2026 10:19 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Evelyn Hockstein/File Photo)
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Evelyn Hockstein/File Photo)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan keluhannya untuk aliansi pertahanan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik (NATO). Trump mengeluhkan sekutu-sekutu NATO sama sekali tidak membantu AS dalam melawan Iran, yang disebutnya sebagai "negara gila" dan "telah hancur secara militer".

"USA tidak membutuhkan apa pun dari NATO, tetapi 'jangan pernah lupakan' momen yang sangat penting ini," kata Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (27/3/2026).

Dalam rapat kabinet di Gedung Putih pada Kamis (26/3), Trump mengatakan bahwa AS "sangat kecewa" dengan NATO.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan mengatakannya secara terbuka. Kita sangat kecewa dengan NATO, karena NATO sama sekali tidak melakukan apa pun," kata Trump dalam kritikannya.

ADVERTISEMENT

Dia berpendapat bahwa NATO "tidak akan pernah" datang untuk menyelamatkan AS.

"Saya mengatakan 25 tahun lalu bahwa NATO adalah macan kertas, tetapi yang lebih penting, bahwa kita akan datang untuk menyelamatkan mereka, tetapi mereka tidak akan pernah datang untuk menyelamatkan kita," ucapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump menyerukan sekutu-sekutu AS, juga rival AS, termasuk China, untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, jalur perairan penting bagi pasokan energi global.

Imbas perang, aktivitas perlintasan di Selat Hormuz telah secara efektif dibatasi sejak awal Maret lalu. Hal tersebut memicu gangguan global yang meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi.

Sejumlah negara Eropa menolak seruan Trump, dengan mengatakan bahwa konflik Iran merupakan perang yang dimulai oleh Trump tanpa berkonsultasi dengan sekutu-sekutu AS.

Sebelumnya, Trump juga menegaskan bahwa AS tidak membutuhkan NATO dan menyebut sikap aliansi itu sebagai "kesalahan yang sangat bodoh". Namun Trump mengatakan dirinya tidak berencana menarik AS dari aliansi pertahanan tersebut, meskipun menyebutnya sebagai opsi yang layak dipertimbangkan.

Trump telah sejak lama mencela NATO, dan selama masa jabatan pertamanya, menurut sejumlah keterangan dari pejabat Gedung Putih, dia secara terbuka mempertimbangkan untuk menarik AS keluar dari aliansi Barat pascaperang tersebut.

Lihat juga Video Unek-unek Trump yang Kecewa Sama NATO, Bak Kacang Lupa Kulitnya

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini