Trump Tunda Lagi Serangan ke Pembangkit Listrik Iran, Kini hingga 10 Hari

Trump Tunda Lagi Serangan ke Pembangkit Listrik Iran, Kini hingga 10 Hari

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 27 Mar 2026 06:18 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump kembali menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres Amerika Serikat di Ruang DPR Gedung Capitol Amerika Serikat, Washington, D.C., Selasa (24/2/2026). Pidato ini menjadi pidato kenegaraan
Foto: Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump (REUTERS/Kenny Holston)
Jakarta -

Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya belum akan menyerang pembangkit listrik Iran seperti ancaman sebelumnya sebelumnya. Langkah itu diklaim setelah menerima permintaan dari Teheran.

Dilansir Al Jazeera, Jumat (27/3/2026), Trump mengklaim proses pembicaraan AS dengan republik Islam tersebut berjalan sangat baik. Dengan begitu, penundaan penyerangan dilakukan hingga 10 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai permintaan Pemerintah Iran, mohon izinkan pernyataan ini untuk menyatakan bahwa saya menunda periode penghancuran Pembangkit Energi selama 10 hari hingga Senin, 6 April 2026, pukul 20.00, Waktu Bagian Timur," kata Trump di platform Truth Social miliknya.

"Pembicaraan sedang berlangsung dan, terlepas dari pernyataan yang salah yang bertentangan oleh Media Berita Palsu, dan lainnya, pembicaraan berjalan sangat baik," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Pada hari Sabtu lalu, Trump sempat memberi Iran waktu 48 jam untuk membuka kembali Selat Hormuz yang strategis atau menghadapi serangan terhadap pembangkit listriknya.

Pada hari Senin, ia kemudian memperpanjang tenggat waktu tersebut selama lima hari dengan mengatakan bahwa pembicaraan dengan Teheran berjalan lancar.

Simak juga Video Trump: Iran Sedang Negosiasi Perang tapi Takut Mengatakannya

(fca/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini