Juru Bicara Militer Iran: Hey Trump, You're Fired!

Juru Bicara Militer Iran: Hey Trump, You're Fired!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 23 Mar 2026 15:27 WIB
Ebrahim Zolfaghari, Juru Bicara Militer Iran.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari. (Viory)
Jakarta -

Juru bicara markas besar pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengeluarkan pernyataan baru yang mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan mengejek itu disampaikan menjelang tenggat waktu ultimatum Trump untuk pembukaan kembali penuh Selat Hormuz.

"Hey Trump, YOU'RE FIRED! Anda sudah familiar dengan kalimat ini. Terima kasih atas perhatian Anda pada masalah ini," kata Zolfaghari dalam klip video berbahasa Inggris dilansir Al Jazeera, Senin (23/3/2026).

'You're fired!' adalah ungkapan khas yang dipopulerkan Trump saat menjadi pembawa acara TV The Apprentice. Frasa ini digunakan Trump untuk mengeliminasi peserta dan menjadi slogan khasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran telah bersumpah untuk melancarkan serangan balasan yang keras jika AS melanjutkan ancamannya untuk menyerang jaringan energi dan listrik negara itu jika Selat Hormuz tetap diblokade.

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan terpisah Khatam al-Anbiya mengatakan pasukannya menyerang pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan Armada Kelima AS di Bahrain, menggunakan rudal dan drone.

Kelompok tersebut juga mengklaim bahwa pesawat pengintai AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, yang menurut mereka kemudian menjadi sasaran rudal balistik, dan menggambarkannya sebagai lokasi kunci untuk penempatan dan operasi militer AS.

Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari pejabat AS atau Israel.

Selain itu, IRGC mengatakan ancaman untuk menyerang pembangkit listrik bertujuan untuk mencegah serangan AS Korps Garda Revolusi Islam itu menolak klaim palsu AS bahwa Teheran bermaksud untuk menghancurkan pabrik desalinasi air di kawasan Teluk.

"Yang telah kami lakukan adalah mengumumkan keputusan kami bahwa jika terjadi serangan terhadap pembangkit listrik, Iran akan membalas dengan menargetkan pembangkit listrik rezim pendudukan [Israel] dan pembangkit listrik negara-negara di kawasan yang memasok listrik ke pangkalan Amerika, dan pada saat yang sama, infrastruktur ekonomi, industri, dan energi di mana Amerika adalah pemegang saham," katanya.

"Kalian menyerang rumah sakit kami, kami tidak melakukannya. Kalian menyerang pusat bantuan kami, kami tidak melakukannya; kalian menyerang sekolah kami, kami tidak melakukannya. Tetapi jika kalian menyerang listrik, kami akan menyerang listrik juga," katanya.

IRGC mengatakan akan membalas setiap ancaman dengan cara yang sama untuk mencegah serangan tersebut.

"Kami bertekad untuk menanggapi setiap ancaman dengan tingkat pencegahan yang sama seperti yang ditimbulkannya, dan kami akan melakukannya. Amerika tidak mengetahui kemampuan kami dan akan melihatnya di lapangan," tambahnya.

Tonton juga video "Asal-usul Ledekan 'Trump, Kau Dipecat!' dari Jubir Militer Iran"

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads