Sebuah proyektil Iran menghantam dekat markas militer Australia untuk Timur Tengah di Uni Emirat Arab. Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengatakan proyektil dari Iran itu tidak menyebabkan cedera.
Dilansir AFP, Rabu (18/3/2026), proyektil tersebut mendarat pada pukul 09.15 waktu Sydney dekat pangkalan Al Minhad.
"Saya dapat memastikan bahwa tidak ada personel Australia yang terluka, dan semua orang benar-benar aman," kata Albanese kepada wartawan.
Proyektil tersebut menyebabkan kerusakan kecil pada blok akomodasi dan fasilitas medis, kata pemimpin Australia itu.
(rfs/imk)