Setidaknya dua drone jatuh di dekat Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, pada Rabu (11/3) pagi waktu setempat. Imbas drone jatuh itu, sedikitnya empat orang mengalami luka-luka.
Kantor Media Dubai dalam laporannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (11/3/2026), menyebut empat korban luka merupakan warga negara asing (WNA).
Tiga korban luka di antaranya mengalami luka ringan, yang terdiri atas dua warga negara Ghana dan satu warga negara Bangladesh. Satu korban luka lainnya mengalami luka sedang, yang merupakan seorang warga negara India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu lintas udara di Bandara Internasional Dubai (DXB), sebut Kantor Media Dubai, terus beroperasi seperti biasa.
Eskalasi regional meningkat setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Bandara Internasional Dubai, salah satu dari dua bandara utama di Dubai -- selain Bandara Internasional Al Maktoum (DWC), sempat mengalami kerusakan ringan pada salah satu ruang tunggunya dalam insiden pada 1 Maret lalu.
Insiden itu melukai empat staf bandara yang mendapatkan perawatan medis segera.
Baik DXB maupun DWC, menurut laporan Gulf News, telah melanjutkan sebagian operasional bandara sejak 7 Maret usai mengalami gangguan singkat.
Namun para pelancong diimbau untuk tidak pergi ke bandara kecuali mereka telah dihubungi oleh maskapai penerbangan bahwa penerbangan mereka telah dikonfirmasi, karena jadwal terus berubah.
Lihat juga Video Cara Presiden UEA Bikin Warganya Tenang: Jalan-jalan di Mal Dubai











































