Pemerintah Spanyol melarang Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan gabungan di wilayahnya untuk menyerang Iran. Otoritas Madrid juga mengecam perang yang dikobarkan AS dan Israel terhadap Iran.
Menteri Pertahanan (Menhan) Spanyol Margarita Robles, seperti dilansir Politico, Selasa (3/3/2026), mengatakan bahwa AS menarik pesawat-pesawat militernya dari pangkalan-pangkalan di wilayah Spanyol setelah Madrid melarang penggunaan pangkalan itu untuk menyerang Iran.
Ditegaskan oleh Robles, dalam konferensi pers di Pangkalan Udara Armilla pada Senin (2/3), bahwa misi melibatkan pangkalan militer di Spanyol harus "beroperasi dalam kerangka hukum internasional".
Dia menambahkan bahwa instalasi militer di wilayah Spanyol akan dilarang "memberikan dukungan kecuali jika diperlukan dari perspektif kemanusiaan".
Situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 mencatat lebih dari selusin pesawat militer AS, di antaranya termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara jenis KC-135 buatan Boeing, telah meninggalkan pangkalan udara Moron de la Frontera dan Rota pada akhir pekan.
Tujuh pesawat militer AS di antaranya terdeteksi dipindahkan ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.
Robles mengatakan bahwa AS "kemungkinan melakukan langkah-langkah tersebut karena mereka mengetahui pesawat-pesawat itu tidak dapat beroperasi" dari wilayah Spanyol.
(nvc/ita)