Lampu Merah Spanyol untuk Izin Pangkalan Bikin Trump Ngomel

Lampu Merah Spanyol untuk Izin Pangkalan Bikin Trump Ngomel

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Mar 2026 21:33 WIB
WASHINGTON, DC - JULY 10: President Pedro Sanchez of Spain arrives at the 2024 NATO summit on July 10, 2024 in Washington, DC. NATO leaders convene in Washington this week for its annual summit to discuss future strategies and commitments and mark th
PM Spanyol Pedro Sanchez. (Getty Images via AFP/ANDREW HARNIK)
Jakarta -

Pemerintah Spanyol melarang Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan udara gabungan untuk menyerang Iran. 'Lampu merah' yang dinyalakan Spanyol itu membuat Presiden AS Donald Trump marah.

Dilansir Politico, Selasa (3/3) Menteri Pertahanan (Menhan) Spanyol Margarita Robles mengatakan bahwa AS menarik pesawat-pesawat militernya dari pangkalan-pangkalan di wilayah Spanyol setelah Madrid melarang penggunaan pangkalan itu untuk menyerang Iran.

Dalam konferensi pers di Pangkalan Udara Armilla pada Senin (2/3), Robles menegaskan bahwa misi melibatkan pangkalan militer di Spanyol harus "beroperasi dalam kerangka hukum internasional".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Dia menambahkan bahwa instalasi militer di wilayah Spanyol akan dilarang "memberikan dukungan kecuali jika diperlukan dari perspektif kemanusiaan".

ADVERTISEMENT

Situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 mencatat lebih dari selusin pesawat militer AS, di antaranya termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara jenis KC-135 buatan Boeing, telah meninggalkan pangkalan udara Moron de la Frontera dan Rota pada akhir pekan.

Tujuh pesawat militer AS di antaranya terdeteksi dipindahkan ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Robles mengatakan bahwa AS "kemungkinan melakukan langkah-langkah tersebut karena mereka mengetahui pesawat-pesawat itu tidak dapat beroperasi" dari wilayah Spanyol.

Perjanjian tahun 1953 antara Spanyol dan AS memberikan kepada Madrid hak untuk menentukan bagaimana penggunaan pasukan Amerika yang ditempatkan di wilayahnya.

Robles menegaskan bahwa pangkalan-pangkalan di Spanyol tidak berpartisipasi dalam serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2) dan tidak akan digunakan untuk "operasi pemeliharaan dan dukungan".

Robles menambahkan bahwa kebijakan Spanyol soal penggunaan pangkalannya ini tidak mencerminkan dukungan apa pun terhadap rezim Iran, yang dia gambarkan sebagai "mengerikan dan diktator".

PM Spanyol Kecam Serangan AS ke Iran

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, menjadi pengecualian di antara pemimpin negara Uni Eropa yang mengutuk serangan AS dan Israel terhadap Iran. Dia menyebut serangan yang dilancarkan Washington secara terkoordinasi dengan Tel Aviv itu sebagai "pelanggaran hukum internasional".

Sanchez, seperti dilansir Anadolu Agency, memperingatkan bahwa serangan semacam itu berkontribusi pada "tatanan internasional yang lebih tidak pasti dan bermusuhan".

Spanyol juga mengutuk serangan pembalasan Iran terhadap negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Trump Ngomel

Trump mengancam akan memutus perdagangan setelah pemerintah Spanyol melarang pesawat-pesawat AS menggunakan pangkalan militer mereka untuk menyerang Iran. Spanyol juga keberatan dengan peningkatan pendanaan pertahanan sebagai bagian dari NATO.

"Spanyol sangat buruk," kata Trump kepada wartawan saat bertemu dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

"Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin berhubungan dengan Spanyol," cetus Trump dilansir Al Arabiya dan AFP, Rabu (4/3).

PM Spanyol Respons Trump: Tidak untuk Perang

PM Spanyol Pedro Sanchez menanggapi kemarahan Trump atas penolakan Madrid untuk mengizinkan pesawat AS menggunakan pangkalan militer mereka untuk menyerang Iran.

"Posisi pemerintah Spanyol dapat diringkas dalam empat kata: no to the war (tidak untuk perang)," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi, dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/3).

"Kami tidak akan terlibat dalam sesuatu yang merugikan dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan kami, hanya karena takut akan pembalasan," tegas pemimpin Spanyol itu.

"Kami menentang bencana ini," kata Sanchez, seraya menyatakan bahwa pendiriannya didukung oleh "banyak pemerintah lain dan jutaan warga di seluruh Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah yang tidak menginginkan lebih banyak perang atau ketidakpastian di masa depan".

Simak Video 'Alasan Spanyol Tolak Wilayahnya Dipakai Militer AS untuk Serang Iran':

Halaman 2 dari 2
(lir/rfs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads