5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 18 Feb 2026 18:32 WIB
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)
Jakarta -

- Khamenei Ingatkan Iran Bisa Tenggelamkan Kapal Perang AS!

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengingatkan bahwa negara itu memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kapal perang Amerika Serikat yang ditempatkan di kawasan Teluk.

Ancaman Khamenei ini disampaikan pada hari Selasa (17/2) waktu setempat menyusul peningkatan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, seiring Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada Iran untuk mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (18/2/2026):

- Menteri Israel Berniat Usir Warga Palestina dari Tepi Barat-Gaza

ADVERTISEMENT

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, kembali menuai kontroversi dengan mengatakan dirinya akan mengupayakan kebijakan yang "mendorong migrasi" warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Smotrich, yang beraliran sayap kanan ini, merupakan salah satu sosok di balik keputusan kontroversial pemerintah Israel baru-baru ini dalam menyetujui proposal untuk mendaftarkan sebagian besar tanah di Tepi Barat sebagai "milik negara" jika warga Palestina tidak dapat membuktikan kepemilikannya.

Partai Zionisme Religius yang dipimpin oleh Smotrich, menjadi kekuatan sayap kanan garis keras dalam pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

- Wapres Filipina Sara Duterte Umumkan Maju Nyapres

Wakil Presiden (Wapres) Filipina, Sara Duterte, mengumumkan pada Rabu (18/2) waktu setempat bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dalam pemilu presiden (pilpres) yang dijadwalkan digelar tahun 2028 mendatang.

Sara yang terlibat perseteruan sengit dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr, dimakzulkan dari jabatan Wapres tahun lalu, namun kemudian Mahkamah Agung Filipina membatalkan pemakzulan tersebut karena adanya masalah prosedural.

Dalam pengumuman dirinya maju capres, seperti dilansir AFP, Rabu (18/2/2026), Sara menyerang rekam jejak Marcos Jr yang menjabat sejak tahun 2022.

- Trump Sampaikan Pesan Ramadan untuk Umat Muslim

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan ucapan khusus untuk umat Muslim, secara khusus di AS, yang menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Trump menyatakan harapan terbaiknya untuk umat Muslim yang merayakan Ramadan.

Ucapan Trump itu disampaikan dalam pernyataan dirilis Gedung Putih via situs resminya, whitehouse.gov, pada Selasa (17/2) waktu setempat.

"Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semuanya yang merayakan Ramadan," kata Trump dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (18/2/2026).

- Meksiko Ogah Jadi Anggota Penuh Dewan Perdamaian, Kenapa?

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa negaranya tidak akan bergabung sebagai anggota penuh Dewan Perdamaian, yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Alasannya, sebut Sheinbaum, karena kurangnya perwakilan Palestina dalam Dewan Perdamaian.

"Mengingat bahwa kita mengakui Palestina sebagai sebuah negara, penting bagi kedua negara, Israel dan Palestina, untuk berpartisipasi. Namun, sistemnya tidak dirancang seperti itu," kata Sheinbaum dalam konferensi pers, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (18/2/2026).

Pernyataan Sheinbaum ini disampaikan menjelang pertemuan puncak perdana negara-negara anggota Dewan Perdamaian, yang dijadwalkan pada Kamis (19/2) besok di Washington DC.

- Khamenei Ingatkan Iran Bisa Tenggelamkan Kapal Perang AS!

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengingatkan bahwa negara itu memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kapal perang Amerika Serikat yang ditempatkan di kawasan Teluk.

Ancaman Khamenei ini disampaikan pada hari Selasa (17/2) waktu setempat menyusul peningkatan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, seiring Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada Iran untuk mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

Dengan dimediasi oleh Oman, AS dan Iran terlibat pembicaraan yang bertujuan untuk mencegah kemungkinan tindakan militer AS, sementara Teheran menuntut pencabutan sanksi AS yang melumpuhkan ekonominya.

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads