Israel telah resmi bergabung dengan "Board of Peace" atau "Dewan Perdamaian" bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada hari Rabu (11/2) waktu setempat selama kunjungannya ke Washington, di mana ia bertemu dengan Trump dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
Dilansir Al Arabiya dan Reuters, Kamis (12/22/2026), dalam foto yang dirilis setelah pertemuan Netanyahu dan Rubio, menunjukkan mereka memegang dokumen dengan tanda tangan Netanyahu tentang bergabungnya Israel ke dewan tersebut. Netanyahu mengatakan bahwa ia "menandatangani masuknya Israel sebagai anggota 'Dewan Perdamaian'."
Resolusi Dewan Keamanan PBB, yang diadopsi pada pertengahan November tahun lalu, memberi wewenang kepada dewan tersebut dan negara-negara yang bekerja sama dengannya untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional di Gaza. Ini setelah gencatan senjata di Gaza dimulai pada bulan Oktober, di bawah rencana Trump yang disetujui oleh Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas.
Dewan tersebut akan mengadakan pertemuan pertamanya pada 19 Februari mendatang di Washington untuk membahas rekonstruksi Gaza.
Banyak pakar hak asasi manusia mengatakan bahwa pengawasan Trump terhadap dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing tersebut menyerupai struktur kolonial. Kehadiran Israel di dewan tersebut juga diperkirakan akan menimbulkan kritik lebih lanjut karena dewan tersebut tidak menyertakan perwakilan Palestina.
(ita/ita)