Trump Posting Video Rasis Obama Monyet tapi Setelahnya Dihapus

Trump Posting Video Rasis Obama Monyet tapi Setelahnya Dihapus

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Feb 2026 13:00 WIB
Trump Posting Video Rasis Obama Monyet tapi Setelahnya Dihapus
Momen akrab Trump dan Obama saat menghadiri pemakaman mantan Presiden AS Jimmy Carter pada Januari 2025 (dok. AP/Jacquelyn Martin)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat membagikan postingan media sosial berisi video rasis yang menggambarkan mantan Presiden AS Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, sebagai monyet. Postingan itu kemudian dihapus setelah memicu kemarahan dan hujatan publik.

Gedung Putih, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/2/2026), awalnya menyebut kritikan publik yang muncul terhadap postingan itu sebagai "kemarahan palsu". Namun kemudian, Gedung Putih mengklaim postingan itu merupakan kesalahan seorang anggota staf.

Partai Demokrat mengecam Trump sebagai sosok "keji" karena memposting video tentang keluarga Obama, yang merupakan Presiden dan Ibu Negara kulit hitam pertama dalam sejarah AS. Sedangkan seorang Senator senior dari Partai Republik menyebut video itu jelas-jelas rasis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Video yang diunggah ke akun Truth Social milik Trump itu, menampilkan promosi konspirasi tentang kekalahan Trump dari mantan Presiden Joe Biden dalam pilpres tahun 2020. Namun mendekati akhir video berdurasi satu menit itu, wajah Obama dan Michelle ditampilkan pada tubuh monyet selama sekitar satu detik.

ADVERTISEMENT

Video tersebut, yang diunggah pada Kamis (5/2) malam di tengah banyaknya postingan lain pada akun Truth Social milik Trump, mengulangi tuduhan palsu soal perusahaan penghitung suara, Dominion Voting Systems, membantu "mencuri pemilu" dari Trump.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada awalnya meremehkan kritikan yang muncul, dengan mengatakan bahwa gambar-gambar itu "berasal dari video meme internet yang menggambarkan Presiden Trump sebagai Raja Hutan dan Demokrat sebagai karakter dari The Lion King".

"Tolong hentikan kemarahan palsu ini dan laporkan sesuatu yang benar-benar penting bagi publik Amerika hari ini," kata Leavitt dalam pernyataan kepada AFP.

Namun, hampir tepat 12 jam setelah unggahan itu muncul di akun Trump, muncul pengakuan yang tidak biasa dari pemerintahan yang biasanya menolak untuk mengakui kesalahan sekecil apa pun.

"Seorang staf Gedung Putih telah secara keliru membuat unggahan tersebut. Unggahan tersebut telah dihapus," ucap seorang pejabat Gedung Putih, yang tidak disebut namanya, kepada AFP.

Trump Mengaku Tak Tonton Keseluruhan Video Rasis Soal Obama

Trump, saat berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One pada Jumat (6/2) malam, mengatakan dirinya tidak menonton keseluruhan video yang diunggah pada akun Truth Social miliknya tersebut. Dia bersikeras menyebut video itu membahas soal kecurangan pemilu.

"Saya hanya melihat bagian pertama... dan saya tidak melihat keseluruhannya," kata Trump, sembari menambahkan bahwa dirinya "memberikannya" kepada staf-stafnya untuk diposting dan mereka juga tidak menonton videonya secara lengkap.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah dirinya mengecam penggambaran rasis soal Obama dan istrinya dalam video itu, Trump menjawab: "Tentu saja."

Sejauh ini, belum ada komentar langsung dari keluarga Obama mengenai video tersebut.

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads