Trump Harap Serangan ke Iran Tak Perlu Dilakukan

Trump Harap Serangan ke Iran Tak Perlu Dilakukan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 30 Jan 2026 16:40 WIB
Trump Harap Serangan ke Iran Tak Perlu Dilakukan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AFP)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia berharap aksi militer terhadap Iran tidak perlu dilakukan. Iran sebelumnya telah mengancam akan menyerang pangkalan militer dan kapal induk Amerika sebagai balasan atas serangan apa pun.

Trump mengatakan ia sedang berbicara dengan Iran dan membuka kemungkinan untuk menghindari serangan militer. Ini disampaikannya pada Kamis (29/1) waktu setempat, setelah sebelumnya memperingatkan bahwa waktu "hampir habis" bagi Teheran, seiring Amerika Serikat mengirimkan armada angkatan laut yang besar ke wilayah tersebut.

Dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/1/2026), ketika ditanya apakah ia akan melakukan pembicaraan dengan Iran, Trump mengatakan kepada wartawan: "Saya telah melakukannya dan saya berencana untuk melakukannya."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita memiliki kelompok yang menuju ke tempat bernama Iran, dan mudah-mudahan kita tidak perlu menggunakannya," imbuh presiden AS itu, saat berbicara kepada wartawan pada pemutaran perdana film dokumenter tentang istrinya, Melania.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia memperingatkan bahwa respons Teheran terhadap tindakan AS tidak akan terbatas seperti pada Juni tahun lalu, ketika pesawat tempur dan rudal Amerika sempat bergabung dalam perang udara singkat Israel melawan Iran. Dia mengatakan bahwa respons kali ini akan menjadi respons yang tegas dan "dilakukan secara instan."

Akraminia mengatakan kepada televisi pemerintah Iran, bahwa kapal induk AS memiliki "kerentanan serius" dan bahwa banyak pangkalan militer Amerika di wilayah Teluk berada "dalam jangkauan rudal jarak menengah kami."

"Jika kesalahan perhitungan seperti itu dilakukan oleh Amerika, itu tentu tidak akan terjadi seperti yang dibayangkan Trump -- melakukan operasi cepat dan kemudian, dua jam kemudian, membuat cuitan bahwa operasi telah selesai," katanya.

Seorang pejabat di Teluk, tempat negara-negara tersebut menjadi tuan rumah situs militer AS, mengatakan kepada AFP, bahwa kekhawatiran akan serangan AS terhadap Iran "sangat jelas."

"Itu akan membawa kekacauan di kawasan itu, akan merugikan perekonomian tidak hanya di kawasan itu, tetapi juga di AS dan menyebabkan harga minyak dan gas meroket," katanya.

Tonton juga video "Trump Masih Ingin Bicara dengan Iran, Pinta 2 Hal Ini"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads