×
Ad

Ancaman Trump Saat Kericuhan Pecah di Iran

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 02 Jan 2026 20:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta -

Kericuhan buntut demonstrasi atas melonjaknya biaya hidup di Iran semakin meningkat hingga menelan lebih banyak korban jiwa. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pun melontarkan ancaman terhadap pemerintah Iran.

Dilansir AFP, BBC dan Al Arabiya, Jumat (2/1/2026), kantor berita semi-resmi Fars maupun kelompok hak asasi manusia, Hengaw, menyebut dua orang tewas selama bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di kota Lordegan, tiga orang tewas di Azna dan satu orang tewas di Kouhdasht.

Meski demikian, laporan itu tidak menyebutkan apakah yang tewas adalah demonstran atau anggota pasukan keamanan. Pada Kamis lalu, video yang diunggah di media sosial menunjukkan mobil-mobil dibakar selama kericuhan antara demonstran dan pasukan keamanan.

Banyak demonstran menyerukan diakhirinya kekuasaan pemimpin tertinggi negara tersebut. Beberapa demonstran juga menyerukan kembalinya monarki.

Laporan tentang kerusuhan di berbagai wilayah terus bertambah pada hari kelima protes yang dipicu oleh runtuhnya mata uang Iran. Video yang diverifikasi oleh BBC Persia menunjukkan protes di kota Lordegan di Iran tengah, ibu kota Teheran, dan Marvdasht di provinsi Fars selatan yang terjadi pada Kamis (1/1).

Kelompok hak asasi manusia Hengaw mengatakan dua orang yang tewas di Lordegan adalah demonstran. Namun, BBC Persian belum dapat memverifikasi kematian tersebut secara independen.




(fas/isa)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork