180.000 Tentara Rusia Diprediksi Tewas-Terluka dalam Perang di Ukraina

ADVERTISEMENT

180.000 Tentara Rusia Diprediksi Tewas-Terluka dalam Perang di Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 15:18 WIB
Newly-mobilised Russian reservists take part in a training on a range in Donetsk region, Russian-controlled Ukraine, October 4, 2022.  REUTERS/Alexander Ermochenko
Ilustrasi tentara Rusia (dok. REUTERS/Alexander Ermochenko)
Oslo -

Perkiraan terbaru menyebut sekitar 180.000 tentara Rusia tewas atau mengalami luka-luka dalam pertempuran di Ukraina sejak tahun lalu. Sementara Ukraina diperkirakan kehilangan 100.000 personel militer dan 30.000 warga sipil yang tewas akibat invasi Moskow.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/1/2023), angka tersebut merupakan perkiraan terbaru yang diungkapkan oleh kepala militer Norwegia dalam wawancara pada Minggu (22/1) waktu setempat.

"Kerugian Rusia mulai mendekati sekitar 180.000 tentara yang tewas atau mengalami luka-luka," tutur Kepala Pertahanan Norwegia Eirik Kristoffersen dalam wawancara dengan TV2.

Kristoffersen tidak menjelaskan lebih lanjut soal bagaimana penghitungan dilakukan.

Norwegia yang berbatasan langsung dengan Rusia, merupakan salah satu negara anggota NATO sejak aliansi militer itu dibentuk tahun 1949 silam.

"Kerugian Ukraina mungkin melebihi 100.000 orang yang tewas atau mengalami luka-luka. Selain itu, Ukraina memiliki 30.000 warga sipil yang tewas dalam perang yang mengerikan ini," sebut Kristoffersen dalam pernyataannya.

Moskow dan Kiev sendiri belum memberikan data yang kredibel soal jumlah tentara dan warga sipil yang tewas dalam perang selama berbulan-bulan.

Pada November tahun lalu, Kepala Staf Gabungan Militer AS Mark Milley menyebut militer Rusia mengalami kerugian lebih dari 100.000 tentara tewas atau luka-luka, dengan jumlah korban tewas yang 'mungkin' serupa juga dialami Ukraina.

Angka-angka yang dirilis Norwegia itu tidak bisa diverifikasi secara independen.

Simak juga 'Rusia Rudal Apartemen di Dnipro, Belasan Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT