Putin: Pada Akhirnya Kesepakatan Harus Dicapai untuk Akhiri Perang!

ADVERTISEMENT

Putin: Pada Akhirnya Kesepakatan Harus Dicapai untuk Akhiri Perang!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 10 Des 2022 12:09 WIB
Russian President Vladimir Putin chairs a meeting with the heads of delegations of the Conference of Heads of Security and Intelligence Agencies of the Commonwealth of Independent States countries via a videoconference at the Kremlin in Moscow, Russia, Wednesday, Oct. 26, 2022. (Alexei Babushkin, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Alexei Babushkin, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pada akhirnya kesepakatan perlu dicapai untuk mengakhiri pertempuran di Ukraina. Hal ini disampaikannya pada Jumat (9/12), sembilan bulan setelah Rusia meluncurkan "operasi militer khusus" di Ukraina.

"Kepercayaan, tentu saja, hampir nol... tetapi pada akhirnya, kesepakatan harus dicapai," kata Putin dalam pertemuan puncak para pemimpin regional di Bishkek, ibu kota Kyrgyzstan.

"Saya telah mengatakan berkali-kali bahwa kami siap untuk perjanjian ini, dan kami terbuka (untuk itu)," tambahnya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/12/2022).

Komentar Putin itu muncul sebagai tanggapan atas pernyataan mantan kanselir Jerman Angela Merkel tentang perjanjian Minsk, yang dinegosiasikan dengan Paris dan Berlin untuk mengakhiri pertempuran antara Rusia dan Ukraina.

Merkel mengatakan kepada surat kabar Die Zeit bahwa kesepakatan tahun 2014 tersebut adalah "upaya untuk memberikan waktu kepada Ukraina" dan bahwa Kyiv telah menggunakannya "untuk menjadi lebih kuat".

Putin di Bishkek mengatakan dia "kecewa" dengan komentar Merkel itu. Putin mengatakan dia "selalu berasumsi bahwa pemerintah Jerman bertindak jujur".

"Setelah pernyataan seperti itu, pertanyaannya menjadi: bagaimana kami bisa setuju? Dan apakah ada yang setuju? Apa jaminannya?" cetus Putin.

Sebelumnya, Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia mengirimkan sinyal baru soal bagaimana mengakhiri perang berkelanjutan di Ukraina. Disebutkan Kremlin bahwa semuanya terserah kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengakhiri konflik militer tersebut.

Seperti dilansir kantor berita TASS dan Associated Press, Jumat (9/12/2022), juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan konflik Ukraina bisa berakhir kapan saja jika otoritas Kiev menunjukkan kemauan politik. Pernyataan itu diduga merujuk pada ketentuan yang ditawarkan Rusia dan telah berulang kali ditolak Ukraina.

"Dalam hal ini, kita bisa berspekulasi kapan semua ini akan berakhir sampai wajah kita membiru," sebut Peskov dalam pernyataannya, mengomentari Zelensky yang mencetuskan konflik Ukraina mungkin berakhir tahun 2023 mendatang.

Simak juga Video: Putin Nyetir Mobil Keliling Daerah Perang Krimea

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT