AS Ngaku Tak Dorong Ukraina Serang Rusia Usai Rentetan Serangan Drone

ADVERTISEMENT

AS Ngaku Tak Dorong Ukraina Serang Rusia Usai Rentetan Serangan Drone

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 11:41 WIB
US Secretary of State Antony Blinken speaks to the press about the war in Ukraine, at the State Department in Washington, DC, March 17, 2022. - Blinken said Thursday that Russia was not making serious efforts in negotiations with Ukraine to end the three-week war.
Menlu AS Antony Blinken (dok. AFP/SAUL LOEB)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak 'mendorong' Ukraina untuk menyerang hingga ke dalam wilayah Rusia. Penegasan itu disampaikan setelah rentetan serangan drone menghantam pangkalan udara Moskow yang secara luas diyakini didalangi oleh pasukan Kiev.

"Kami tidak mendorong ataupun memungkinkan Ukraina untuk menyerang ke dalam wilayah Rusia," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken kepada wartawan seperti dilansir AFP, Rabu (7/12/2022).

"Tapi yang penting adalah memahami apa yang dialami warga Ukraina setiap harinya dengan agresi Rusia yang terus berlangsung," imbuhnya.

Blinken menuduh Rusia menjadikan musim dingin sebagai senjata dalam serangan-serangannya terhadap infrastruktur sipil di wilayah Ukraina.

Lebih lanjut, Blinken menegaskan kembali tekad AS memastikan Ukraina memiliki persenjataan dan peralatan yang tepat untuk mempertahankan diri dalam menghadapi invasi Rusia.

"Tekad kami untuk memastikan -- bersama dengan banyak mitra lainnya di seluruh dunia -- bahwa mereka memiliki peralatan yang mereka butuhkan untuk mempertahankan diri mereka sendiri, untuk mempertahankan wilayah mereka, untuk mempertahankan kebebasan mereka," tegas Blinken.

Para pakar meyakini Ukraina telah menembus wilayah udara Rusia dengan drone-drone sederhana era Uni Soviet dan bukan dengan bantuan militer senilai miliaran dolar AS yang dipasok negara-negara Barat sejak invasi Moskow pada 24 Februari lalu.

Simak juga 'Putin Nyetir Mobil Keliling Daerah Perang Krimea':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT