Apartemen di Xinjiang Terbakar, 10 Orang Tewas

ADVERTISEMENT

Apartemen di Xinjiang Terbakar, 10 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 13:17 WIB
ilustrasi api, ilustrasi kebakaran
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova)
Beijing -

Kebakaran menghanguskan sebuah gedung apartemen di wilayah Xinjiang, China. Sedikitnya 10 orang tewas akibat kebakaran ini.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (25/11/2022), laporan kantor berita Xinhua menyebut sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dalam kebakaran yang melalap gedung bertingkat di Urumqi, ibu kota wilayah Xinjiang pada Kamis (24/11) malam waktu setempat.

Dilaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk sepenuhnya memadamkan kebakaran itu.

"Sepuluh orang meninggal dunia meski mendapatkan perawatan darurat," demikian seperti dilaporkan kantor berita Xinhua.

"Luka-luka yang diderita oleh sembilan orang lainnya tidak mengancam nyawa," imbuh laporan Xinhua.

Tidak disebutkan lebih lanjut ada berapa orang penghuni apartemen yang dilanda kebakaran.

Penyebab kebakaran tersebut juga belum diketahui secara jelas. Penyelidikan tengah dilakukan oleh otoritas setempat.

Kebakaran di Xinjiang ini terjadi beberapa hari setelah sedikitnya 38 orang tewas akibat kebakaran lainnya di wilayah China bagian tengah. Kebakaran yang melalap sebuah perusahaan perdagangan industri itu disebabkan oleh percikan api pada peralatan las yang membakar kain di lokasi.

Empat orang ditahan terkait kebakaran di Anyang dan otoritas setempat memerintahkan inspeksi keamanan lebih lanjut.

Infrastruktur yang sudah menua, kesadaran keselamatan yang rendah, dan dalam beberapa kasus, adanya korupsi pemerintah telah memicu rentetan kebakaran, ledakan dan ambruknya gedung dalam beberapa waktu terakhir di berbagai wilayah China.

Tragedi-tragedi itu semakin memperparah situasi pandemi virus Corona (COVID-19) yang sedang meningkat kembali di China, dengan lockdown dan pembatasan perjalanan kembali diterapkan yang berdampak pada jutaan orang.

(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT