Petaka Ledakan di Yerusalem Bikin Belasan Orang Terluka

ADVERTISEMENT

Petaka Ledakan di Yerusalem Bikin Belasan Orang Terluka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 22:06 WIB
Ledakan yang terjadi di Israel menewaskan 1 orang dan melukai 14 orang. Kini, polisi masih menyelidiki lokasi ledakan tersebut.
Foto: Polisi Selidiki Halte Bus Yerusalem yang Jadi Lokasi Ledakan. (AP Photo/Mahmoud Illean)
Jakarta -

Satu warga Israel tewas dan 14 lainnya terluka dalam peristiwa ledakan yang terjadi di dua halte bus dekat pintu masuk ke Yerusalem. Ledakan pertama terjadi di dekat pintu masuk utama Yerusalem di Givat Shaul, tak lama setelah jam 7 pagi, saat jam sibuk komuter.

Dilansir media The Times of Israel, Rabu (23/11/2022), ledakan kedua terjadi tak lama setelah pukul 7.30 pagi, di persimpangan Ramot, pintu masuk lainnya ke Yerusalem. Ledakan pertama mengakibatkan 12 orang terluka, di mana akhirnya satu korban meninggal dunia karena kritis.

Pejabat medis setempat menyebut satu orang lainnya kritis dan dua orang lagi luka serius. Para korban dibawa ke rumah sakit Shaare Zedek dan Hadassah Ein Kerem di kota tersebut.

Pada ledakan kedua, masih berdasarkan keterangan petugas medis, tiga orang terluka. Namun luka ketiga korban tergolong ringan, karena terkena pecahan peluru.

Dua ledakan itu diduga berasal dari alat peledak yang tertinggal di dalam tas. Komisaris Polisi Israel Kobi Shabtai, di lokasi ledakan, mengatakan kemungkinan ada dua penyerang.

Dua ledakan ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat, menyusul serangkaian serangan warga Palestina yang telah menewaskan 29 orang di Israel dan Tepi Barat sejak awal 2022.

Tercatat sejumlah kasus penikaman dan percobaan serangan penikaman di Yerusalem terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar serangan penikaman itu terjadi di Kota Tua.

Seperti pada Oktober kemarin, pria bersenjata Palestina membunuh seorang tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan dekat Yerusalem.

Polisi-Ahli Forensik

Sementara itu dilansir kantor berita AFP, para ahli bahan peledak terjun ke dua lokasi ledakan yang menewaskan 1 warga dan melukai 14 warga tersebut. Polisi dan ahli forensik mengumpulkan bukti dan memindai area untuk mencari tersangka.

Menteri Keamanan Publik Israel, Omer Bar-Lev menyebut dua ledakan tersebut sebagai serangan. Sementara kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza memuji ledakan bom itu.

"Kami mengucapkan selamat kepada rakyat Palestina dan rakyat kami di kota Yerusalem yang diduduki atas operasi khusus heroik di halte bus," kata juru bicara Hamas, Abd al-Latif al-Qanua.

(aud/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT