Militan Palestina Rampas Jenazah Warga Israel dari Rumah Sakit

ADVERTISEMENT

Militan Palestina Rampas Jenazah Warga Israel dari Rumah Sakit

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 11:15 WIB
Israeli security forces head towards Palestinian protesters during clashes at the Qalandiya checkpoint, between Ramallah and Jerusalem, in the occupied West Bank, on July 23, 2017, as Palestinians protest against new Israeli security measures implemented at Al-Aqsa mosque complex, known to Jews as the Temple Mount, in Jerusalem.
The new security measures include metal detectors, security cameras, and barring men under 50 from entering the Old City for Friday Muslim prayers, following an attack that killed two Israeli policemen the previous week. / AFP PHOTO / ABBAS MOMANI
Ilustrasi -- Situasi bentrokan di Tepi Barat (dok. AFP PHOTO/ABBAS MOMANI)
Tepi Barat -

Jenazah seorang pemuda Israel yang tewas dalam kecelakaan mobil dilaporkan telah dirampas oleh sekelompok militan Palestina, dari sebuah rumah sakit di wilayah Tepi Barat. Apa tujuannya?

Seperti dilansir AFP, Rabu (23/11/2022), militer Israel dalam pernyataannya menyebut jenazah seorang pemuda Israel berusia 18 tahun dan berasal dari etnis minoritas Druze, telah 'diambil' dari sebuah rumah sakit di Jenin -- markas kuat faksi militan Palestina di wilayah Tepi Barat bagian utara.

Pemuda Israel itu dilaporkan meninggal dalam 'kecelakaan jalanan yang serius di Tepi Barat.

Sejumlah sumber lokal menuturkan kepada AFP bahwa jenazah yang dirampas itu kini berada di tangan kelompok bersenjata lokal, yang tidak disebut lebih lanjut nama kelompok itu.

Tidak diketahui secara jelas tujuan militan Palestina itu melakukan perampasan jenazah warga Israel.

Namun diketahui penculikan warga-warga Israel, dalam keadaan hidup atau pun mati, marak dilakukan di masa lalu sebagai alat tawar-menawar oleh kelompok-kelompok bersenjata Palestina untuk mengamankan pembebasan tahanan dan pengembalian jenazah warga Palestina yang tewas dalam bentrokan dengan Israel.

Secara terpisah, seorang remaja Palestina yang berusia 16 tahun dilaporkan tewas dalam bentrokan terbaru antara militan Palestina dan tentara Israel di kota Nablus, yang juga ada di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi remaja yang tewas sebagai Ahmed Amjad Shehadeh.

"Sebuah peluru menembus jantungnya setelah ditembakkan ke arahnya oleh tentara pendudukan Israel selama penyerbuan ke kota tersebut," sebut Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT