Iran Tangkap 40 Warga Asing Atas Dugaan Terlibat Unjuk Rasa

ADVERTISEMENT

Iran Tangkap 40 Warga Asing Atas Dugaan Terlibat Unjuk Rasa

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 18:02 WIB
In this Wednesday, Sept. 21, 2022, photo taken by an individual not employed by the Associated Press and obtained by the AP outside Iran, protesters chant slogans during a protest over the death of a woman who was detained by the morality police, in downtown Tehran, Iran. Iranians saw their access to Instagram, one of the few Western social media platforms still available in the country, disrupted on Wednesday following days of the mass protests. (AP Photo)
Unjuk rasa memprotes kematian Mahsa Amini berlangsung di Iran (dok. AP Photo)
Teheran -

Otoritas Iran mengumumkan penangkapan 40 warga negara asing (WNA) atas dugaan terlibat dalam unjuk rasa yang marak di negara itu beberapa waktu terakhir. Penangkapan itu dilakukan setelah Teheran menyalahkan 'musuh-musuh asing' atas maraknya unjuk rasa yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (22/11/2022), unjuk rasa marak di berbagai wilayah Iran setelah kematian Amini (22) beberapa hari setelah dia ditangkap polisi moral di Teheran pada 16 September lalu, atas dugaan melanggar ketentuan pemakaian hijab yang ketat.

"Sejauh ini, 40 warga negara asing telah ditangkap atas keterlibatan mereka dalam unjuk rasa," sebut juru bicara otoritas kehakiman Ira, Masoud Setayeshi, dalam konferensi pers terbaru.

Namun Setayeshi tidak menyebutkan lebih lanjut asal kewarganegaraan puluhan WNA yang ditangkap itu.

Pada September lalu, Iran mengumumkan penangkapan sembilan warga negara Eropa atas dugaan keterlibatan dalam unjuk rasa di negara tersebut.

Otoritas Iran menyalahkan musuh-musuh asing dan agen-agen mereka yang dituduh menjadi dalang unjuk rasa, yang berubah menjadi pemberontakan oleh rakyat Iran dari berbagai lapisan masyarakat.

Unjuk rasa yang marak di Iran ini disebut sebagai salah satu tantangan besar bagi para ulama penguasa Iran sejak revolusi bergulir tahun 1979 silam.

Pada Oktober lalu, otoritas kehakiman Iran menyatakan telah menjeratkan berbagai dakwaan terhadap lebih dari 1.000 orang terkait unjuk rasa besar-besaran memprotes kematian Amini.

Simak juga 'Polisi Bongkar Modus 2 Warga Iran Bikin Laboratorium Sabu di Jaksel':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT